Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Jatuh Saat Lepas Landas, 2 Penerjun Payung Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Dua penerjun di Australia tewas setelah mengalami kecelakaan terjun payung tandem pada Minggu (27/6), kecelakaan tersebut dianggap aneh. Menyadur Sydney Morning Herald Senin (28/6/2021), kecelakaan tersebut terjadi di Goulburn, Southern Tablelands negara bagian Australia.
Polisi mengatakan pesawat yang membawa dua penerjun payung melaporkan mengalami kesulitan sekitar pukul 12.50 siang waktu setempang. Tak lama setelah laporan tersebut sampai di tangan petugas, layanan darurat datang ke Adrenalin Skydive Goulburn.
Seorang juru bicara pusat, Scott Marshall, mengatakan jika itu adalah "kecelakaan aneh" dan semua orang terkejut akan peristiwa tersebut. Menurut keterangan, pasangan penerjun tersebut jatuh dari pesawat di dekat landasan pacu bandara. Karena luka-luka yang dideritanya, mereka tidak bertahan hidup.
"Kami kehilangan salah satu instruktur tandem dan pelanggan kami hari ini dan semua orang di sini, hati mereka tertuju pada keluarga dan teman-teman mereka," kata Marshall. "Ini benar-benar hari yang berat."
"Instruktur memiliki lebih dari 2.500 jam skydiving, keselamatan adalah yang terpenting di sini dan itu bukan hasil dari apa pun yang dilakukan instruktur. Itu adalah salah satu kejadian aneh." sambungnya.
Insiden tersebut akan diselidiki oleh polisi dengan bantuan dari Biro Keselamatan Transportasi Australia. Federasi parasut Australia juga akan melakukan penyelidikan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan