Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
300 KK Warga Desa Adat Kampial Terima Sembako 25 Kg
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Di tengah PPKM Darurat Bendesa Adat Kampial, Kuta Selatan, Badung, kembali bagikan sembako berupa beras dan uang tunai kepada warga. Hal tersebut dilakukan dalam bentuk dukungan di masa Pandemi Covid-19, Selasa (20/7).
Adapun sumber dana dalam kegiatan tersebut melalui dana krama desa disisihkan dari pendapatan desa. Hal tersebut dilakukan karena, di masa pandemi Covid-19 dan penerapan PPKM Darurat, beban hidup masyarakat menjadi masalah berkepanjangan.
Maka dari itu, Desa adat Kampial kembali memberikan bantuan sembako kepada krama desa berupa 25 kg beras dan uang tunai sebesar Rp 200 ribu untuk 300 KK dari 2 Banjar di desa setempat.
Dana yang digunakan ini menurutnya, memang merupakan jatah dari krama desa sudah dialokasikan setiap bulannya melalui dana krama desa.
Dengan penyisihan pendapatan desa, pihaknya menegaskan kalau setiap masyarakat tentunya dapat merasakan sekali program dari desa adat, itu disampaikan Bendesa Adat Kampial, Nyoman Sudiarta.
"Dengan ini, mereka (krama desa-red) bisa mendapatkan haknya secara merata. Tentu sesuai dengan komitmen prajuru, sebagai dukungan dalam situasi kondisi saat ini," jelasnya.
Pihaknya berharap, kondisi pandemi ini bisa segera berlalu, sehingga perekonomian bisa kembali normal. Dengan demikian, tentu porsi dana krama akan bisa lebih besar lagi, sehingga kesejahteraan masyarakat bisa terjalin kembali.
"Dalam kondisi saat ini, dana krama memang mengalami penurunan, karena sumber-sumber pendapatan desa ikut terdampak," ucap Sudiarta.
Dirinya menambahkan dimasa Pandemi Covid-19 ini, tak hanya berkewajiban melestarikan adat dan budaya, namun kondisi perekonomian warga juga sangat penting. Salah satunya seperti yang dilakukan ini.
Selanjutnya salah seorang warga Desa Adat Kampial, I Nyoman Kona, menyampaikan kepedulian pengurus desa tentu sangat dirasakan oleh masyarakat di tengah kondisi ekonomi akibat pandemi Covid-19.
Apalagi dengan program penyisihan pendapatan yang dinamakan dana krama desa, tentu sangat membantu.
"Kami menyampaikan terimakasih kepada pengurus Desa terutama Bendesa Adat Kampial, atas program-program sangat membantu krama," pungkasnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan