Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
300 KK Warga Desa Adat Kampial Terima Sembako 25 Kg
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Di tengah PPKM Darurat Bendesa Adat Kampial, Kuta Selatan, Badung, kembali bagikan sembako berupa beras dan uang tunai kepada warga. Hal tersebut dilakukan dalam bentuk dukungan di masa Pandemi Covid-19, Selasa (20/7).
Adapun sumber dana dalam kegiatan tersebut melalui dana krama desa disisihkan dari pendapatan desa. Hal tersebut dilakukan karena, di masa pandemi Covid-19 dan penerapan PPKM Darurat, beban hidup masyarakat menjadi masalah berkepanjangan.
Maka dari itu, Desa adat Kampial kembali memberikan bantuan sembako kepada krama desa berupa 25 kg beras dan uang tunai sebesar Rp 200 ribu untuk 300 KK dari 2 Banjar di desa setempat.
Dana yang digunakan ini menurutnya, memang merupakan jatah dari krama desa sudah dialokasikan setiap bulannya melalui dana krama desa.
Dengan penyisihan pendapatan desa, pihaknya menegaskan kalau setiap masyarakat tentunya dapat merasakan sekali program dari desa adat, itu disampaikan Bendesa Adat Kampial, Nyoman Sudiarta.
"Dengan ini, mereka (krama desa-red) bisa mendapatkan haknya secara merata. Tentu sesuai dengan komitmen prajuru, sebagai dukungan dalam situasi kondisi saat ini," jelasnya.
Pihaknya berharap, kondisi pandemi ini bisa segera berlalu, sehingga perekonomian bisa kembali normal. Dengan demikian, tentu porsi dana krama akan bisa lebih besar lagi, sehingga kesejahteraan masyarakat bisa terjalin kembali.
"Dalam kondisi saat ini, dana krama memang mengalami penurunan, karena sumber-sumber pendapatan desa ikut terdampak," ucap Sudiarta.
Dirinya menambahkan dimasa Pandemi Covid-19 ini, tak hanya berkewajiban melestarikan adat dan budaya, namun kondisi perekonomian warga juga sangat penting. Salah satunya seperti yang dilakukan ini.
Selanjutnya salah seorang warga Desa Adat Kampial, I Nyoman Kona, menyampaikan kepedulian pengurus desa tentu sangat dirasakan oleh masyarakat di tengah kondisi ekonomi akibat pandemi Covid-19.
Apalagi dengan program penyisihan pendapatan yang dinamakan dana krama desa, tentu sangat membantu.
"Kami menyampaikan terimakasih kepada pengurus Desa terutama Bendesa Adat Kampial, atas program-program sangat membantu krama," pungkasnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2938 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun