Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Menjelajahi Dunia dengan Sepeda, WN Polandia Tiba di Bali
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Mateusz Syrek, pesepeda asal Negara Polandia memiliki hobi menggayung sepeda menjelajahi dunia. Mateusz berkeliling ke negara Eropa, Timur Tengah hingga Asia Tenggara. Pria ini berkeliling dunia menggunakan sepeda, helm dan kaos hitam bertuliskan “4 Year On A Bike".
Dalam perjalanan 4 tahun menaiki sepeda keliling dunia, sudah 41 negara dijelajahinya termasuk Indonesia. Mateusz Syrek memasuki Indonesia pada tahun 2020 melalui Selat Malaka Sumatra Utara menuju Pulau Jawa. Dikarenakan pada saat itu di Indonesia mengalami wabah pandemi, dirinya tinggal di Yogyakarta selama 1 tahun. Selanjutnya dirinya melanjutkan perjalanan menuju Jawa Timur dan singgah di Surabaya. Melalui kenalannya dengan salah satu asosiasi perjalanan di media sosial facebook, dirinya berkenalan dengan salah satu dosen bahasa Inggris yang mengajar di UPN Surabaya bernama Laksmi Diana S.S, M.PD yang asal Jembrana Bali.
"Setelah dari Surabaya, saya langsung menuju Bali masuk Melalui Pelabuhan gilimanuk menuju Bali Utara, untuk mengurus kartu imigrasi dan langsung menuju amlapura dan sampai di Denpasar dan balik lagi ke Buleleng untuk mengurus visa dan paspor, akan tetapi dikarenakan pandemi kantornya tutup," terang Mateusz Jumat (06/08/2021).
Saat sampai di Jembrana dengan sepeda gayung setianya, Mateusz menceritakan pengalamannya, dia merasakan keindahan alam Jembrana yang sangat cantik. Dirinya mendengar nama Bali saat di Eropa.
"Semua bilang Bali sangat bagus, di sana nama Bali terkenal keindahannya dan budayanya, semua berbicara tentang Bali, dan ini yang menjadi tujuan saya juga datang ke sini dan merasakan langsung apa yang teman-teman bicarakan di Eropa terkait Bali. Selain itu saya juga bertujuan mencari tempat baru yang belum pernah saya kunjungi," ungkapnya.
Pada intinya ia sangat senang dinggal di Bali, penduduknya ramah-ramah, banyak seyum terlihat di semua orang. "Ini saya abadikan dan khusus membawa peralatan seperti kamera drone dan lain-lain dari negara saya. Selanjutnya saya datang ke Jembrana, dalam perjalanan saya mulai dari sebelum pandemi ini, di sini saya ikut vaksin, agar saya bebas kemana-mana lagi," ujarnya.
Selama tinggal di Jembrana Mateusz diundang Bupati Jembrana I Nengah Tamba di Rumah Jabatan beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan tersebut, Mateusz dijamu dengan minuman coklat khas Jembrana oleh Bupati. Dirinya menyebutkan jika minuman coklat yang disajikan untuknya sangat nikmat dan memiliki rasa yang tiada duanya.
Sementara Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan, dengan kedatangan peseda Mateusz ini diharapkan bisa membawa nama Kabupaten Jembrana di dunia.
“Mateusz patut dicontoh karena pantang menyerah mengelilingi dunia hingga sampai di Jembrana. Saya harap setelah dia tinggal di Jembrana beberapa waktu, dia membawa nama Jembrana ke Dunia,” harap Tamba.
Mateusz Syrek tinggal di Jembrana selama 2 bulan. Selama tingga di Jembrana, dia sambil mengurus visa dan paspor di Buleleng.
"Suasana di sini juga saya rasakan seperti di Yogyakarta, budayanya kental sekali. Saya senang di Jembrana suasana sejuk dan sepi, kopinya juga enak disini saya senang sekali. Setelah ini saya akan pergi ke Kalimantan melalui Pulau Jawa," tutupnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan