Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Viral Penjual Buah Pakai Strategi Marketing Tingkat Dewa
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Viral penjual buah pakai strategi marketing tingkat dewa untuk mendatangkan konsumen. Al hasil dia banyak pembeli. Hanya saja strategi marketing itu dibongkar seorang pria.
Video viral itu diunggah oleh akun TikTok @doni.hamdani1234. Dia terlihat seorang pria memantau tukang buah yang berjualan menggunakan mobil bak terbuka. Pria tersebut menyoroti papan harga buah yang dibuat sedemikian rupa agar para pembeli tertarik untuk datang dan membeli buah.
Dalam video tersebut, dijelaskan bahwa pria itu sempat bertanya tentang harga buah pada sang penjual. Di papan harga yang dipasang terlihat 5 kilogram buah dihargai Rp4.500. Namun ketika ditanyakan langsung ke penjual, ternyata harga untuk 5 kilogram buah adalah Rp45.000.
"Ini marketingnya nggak tahu ya, aku tadi lewat ku kira ini Rp4.500 lima kilo, tapi ku tanya lima kilo Rp45.000 katanya," ujar pria dalam video tersebut.
Pria itu menduga si penjual sengaja menutup satu angka nol di belakang agar pembeli tergiur dengan harga yang super murah.
"Coba kalian lihat nolnya ada berapa? Ada dua, rupanya ditutupi sama lakban di situ, teknik marketingnya luar biasa," lanjutnya.
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Beberapa dari mereka mengaku tertipu saat bereblanja buah di penjual tersebut.
Ada juga yang menyebut papan harga yang dibuat oleh si penjual adalah bagian dari strategi merketing.
"Sama bang, aku juga pernah beli tempat dia, udah ku bilang nolnya kurang satu," komentar salah seorang warganet.
"Orang yang beli di sana kebanyakan merasa menyesal dan tertipu dan nggak mungkin lagi untuk balik," sahut warganet lain.
"Itu buat marketing biar orang menyangka murah ternyata mahal," tulis salah satu warganet.
"Hanya orang yang tinggi gengsi yang bertahan di situ, kalau aku udah balik tahu harga segitu," sahut warganet lain.
"Saya mah nggak ungkin nyamperin tukang buah model begitu udah pasti harganya ditulis beda." ujar warganet lain.
"Marketing nggak ada obat nih para penjual buah," komentar salah satu warganet.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan