Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pompa Hydram Dongkrak Produktivitas Petani Tanguntiti
BERITABALI.COM, TABANAN.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengucapkan terima kasih kepada Pangdam IX Udayana atas dibangunnya pompa hydram di Desa Tanguntiti.
Menurutnya hal ini merupakan sesuatu yang dinanti-natikan sejak lama oleh masyarakat sekitar, khususnya untuk pengairan pertanian pada Kamis, (7/10).
“Terima kasih yang sebesar-besarnya terutama kepada Pangdam IX/Udayana dan Gubernur Bali serta semua pihak terkait lainnya,” kata Sanjaya.
Pertanian adalah sektor penting pendukung perekonomian di Kabupaten Tabanan dimana mayoritas masyarakat Tabanan menggantungkan mata pencaharian di sektor pertanian. Apalagi di masa pandemi ini, pertanian tetap bertahan dan memberikan kontribusi yang besar bagi Kabupaten Tabanan.
Diharapkan dengan adanya pompa hydram ini mampu meningkatkan produksi pertanian di Desa Tanguntiti, bahkan mampu dimanfaatkan dengan baik sebagai sumber air bersih bagi masyarakat sekitar. Pompa hdyram ini memiliki kapasitas air 72 liter per detik.
Selain acara presmian pompa hydram, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan kegiatan karya bhakti pembersihan lingkungan dan penyerahan bantuan Sembako dari Kodam IX/Udayana dan Pemprov Bali kepada masyarakat terkait peringatan HUT TNI ke-76.
Kodam IX Udayana telah membangun pompa hydram sebanyak 18 titik. Untuk wilayah Bali-Nusra secara keseluruhan sudah dibangun sebanyak 112 titik dari 32 tempat, dan yang akan dibangun lagi sebanyak 54 titik pompa.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan