Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Wisman Saat Karantina Dikenakan Gelang 3 Warna, Ini Artinya
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wisatawan mancanegera (wisman) yang masuk ke Bali wajib menjalani karantina selama lima hari. Mereka dapat memilih hotel-hotel yang direkomendasikan Pemprov Bali.
Pemprov Bali telah menunjuk 35 hotel sebagai tempat karantina. Dari jumlah tersebut memiliki kapasitas 8.000 kamar. Demikian dijelaskan Kepala Kesehatan Kodam IX/ Udayana Kolonel CKM dr. I Made Mardika.
Kata dia, sebelum masuk karantina, wisman menjalani tes swab PCR. Selama menjalani karantina di hotel, aktivitas para wisman akan diawasi oleh Satgas di hotel. Mereka hanya boleh beraktivitas di hotel. Setelah hari keempat, mereka akan diswab kembali.
"Bila negatif hari keempat, hari kelima sudah bisa jalan-jalan. Selama dikarantina, mereka akan pakai gelang. Gelang merah, kuning dan hijau. Kalau hijau itu sudah boleh keluar hotel. Bahkan bisa keluar Bali," ungkapnya.
Menurutnya seleksi wisman yang datang ke Bali cukup ketat. Mereka wajib menunjukkan hasil negatif swab tiga hari sebelum berangkat ke Bali. Selain itu, tidak semua negara bisa melakukan perjalanan ke Indonesia.
Negara dengan tingkat penularan tinggi atau level empat, dilarang masuk Indonesia, khususnya ke Bali. Gubenur Bali Wayan Koster belum lama ini mengumumkan open border akan dilakukan 14 Oktober. Penerbangan diwajibkan langsung menuju Bali, tanpa mengunjungi daerah lain dahulu.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2822 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2038 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1986 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun