Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Wisman Saat Karantina Dikenakan Gelang 3 Warna, Ini Artinya
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wisatawan mancanegera (wisman) yang masuk ke Bali wajib menjalani karantina selama lima hari. Mereka dapat memilih hotel-hotel yang direkomendasikan Pemprov Bali.
Pemprov Bali telah menunjuk 35 hotel sebagai tempat karantina. Dari jumlah tersebut memiliki kapasitas 8.000 kamar. Demikian dijelaskan Kepala Kesehatan Kodam IX/ Udayana Kolonel CKM dr. I Made Mardika.
Kata dia, sebelum masuk karantina, wisman menjalani tes swab PCR. Selama menjalani karantina di hotel, aktivitas para wisman akan diawasi oleh Satgas di hotel. Mereka hanya boleh beraktivitas di hotel. Setelah hari keempat, mereka akan diswab kembali.
"Bila negatif hari keempat, hari kelima sudah bisa jalan-jalan. Selama dikarantina, mereka akan pakai gelang. Gelang merah, kuning dan hijau. Kalau hijau itu sudah boleh keluar hotel. Bahkan bisa keluar Bali," ungkapnya.
Menurutnya seleksi wisman yang datang ke Bali cukup ketat. Mereka wajib menunjukkan hasil negatif swab tiga hari sebelum berangkat ke Bali. Selain itu, tidak semua negara bisa melakukan perjalanan ke Indonesia.
Negara dengan tingkat penularan tinggi atau level empat, dilarang masuk Indonesia, khususnya ke Bali. Gubenur Bali Wayan Koster belum lama ini mengumumkan open border akan dilakukan 14 Oktober. Penerbangan diwajibkan langsung menuju Bali, tanpa mengunjungi daerah lain dahulu.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan