Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Gempa di Karangasem, Anak 3 Tahun Tewas Tertimpa Reruntuhan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Gempa berkekuatan 4.8 SR mengguncang wilayah Kabupaten Karangasem pada Sabtu pagi, (16/10/2021) menyebabkan ratusan bangunan mengalami kerusakan.
Dampak kerusakan terparah akibat gempa terjadi di wilayah Desa Ban, Kecamatan Kubu dan Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Karangasem. Di dua wilayah tersebut, ratusan bangunan pelinggih merajan hingga bangunan rumah mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan parah, sedang hingga ringan.
"Untuk di wilayah Desa Ban, sementara laporan masuk dari Dusun Jatituhu ada 70 rumah yang hancur, kita masih lakukan penyisiran karena banyak titik longsor menutup akses jalan," kata Perbekel Ban, I Gede Tamu Sugiantara dikonfirmasi media ini.
Selain kerusakan bangunan, juga menyebabkan korban jiwa yaitu seorang anak perempuan berusia tiga tahun asal Banjar Dinas Jatituhu, Desa Ban yang meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan rumahnya.
Sementara itu, puluhan bangunan juga mengalami kerusakan di wilayah Desa Pempatan, Rendang, Karangasem. Kerusakan didominasi oleh bangunan pelinggih merajan dan rumah warga. Namu demikian sejauh ini belum ada laporan korban jiwa yang dilaporkan akibat peristiwa tersebut.
"Di Desa Pempatan ada ratusan bangunan yang mengalami kerusakan, sejauh ini tidak ada korban jiwa," Kata Perbekel Desa Pempatan, I Nengah Suta.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3324 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan