Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 17 Oktober 2026
Pedagang Asal Abiansemal Ditemukan Tewas di Kamar Kos
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Seorang pedagang ditemukan tak bernyawa di kamar kos Banjar Bangkiangaidem, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, Selasa (2/11) sekitar pukul 06.30 WITA.
Padahal beberapa jam sebelumnya, korban bernama bernama Yuvensius, 52, asal Banjar Lateng, Desa Sibang Kaja, Kecamatan Abiansemal, Badung masih biasa beraktivitas bersama istrinya Ni Luh Putu Sukardiasih jualan di Pura Jemeng. Informasi dihimpun, sekitar pukul 03.00 WITA, korban bersama sang istri baru saja pulang dari berjualan di Pura Jemeng.
Namun karena kondisi korban kurang baik, maka sang istri menyarankan korban untuk beristirahat di kos milik I Nyoman Suaka.
Sementara istri korban mengantar kedua buah hati mereka pulang ke rumahnya di Banjar Lateng, Desa Sibang Kaja, Kecamatan Abiansemal, Badung.
Namun nahas, saat istri korban kembali sekitar pukul 06.00 WITA, dirinya mendapati korban sudah terbujur kaku. Istri korban kemudian berteriak hingga terdengar oleh sejumlah saksi di TKP termasuk pemilik indekos yang sedang mencuci baju di kamar mandi tepat di belakang kamar korban.
Peristiwa tersebut kemudian disampaikan kepada kepala lingkungan dan Polsek Tegallalang. Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Tegallalang AKP I Ketut Sudita membenarkan perihal peristiwa tersebut.
Dirinya mengatakan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya langsung turun ke TKP untuk melakukan olah TKP bersama tim medis dari Puskesmas Tegallalang 1.
“Korban ditemukan mengenakan baju kaos warna abu-abu dan menggunakan jaket warna hitam tidak memakai celana hanya menggunakan celana dalam,” ujarnya Rabu (3/11).
Dan berdasarkan hasil pemeriksaan dari tim medis, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, dan pada mulut keluar busa. Korban diperkirakan meninggal kurang dari 6 jam dan kondisi mayat sudah kaku.
“Dan menurut keterangan dari istri korban, korban selama ini mengidap penyakit Diabetes dan rutin mengonsumsi obat. Sehingga sementara diduga korban meninggal dunia akibat sakit yang diderita,” imbuhnya.
Maka dari itu pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah serta mengikhlaskan kepergian korban. Jenazah korban selanjutnya dititip di ruang jenazah RSAD Udayana, Denpasar.
“Pihak keluarga korban di Flores juga sudah dihubungi. Untuk saat ini jenazah korban dititip di RSAD Udayana,” jelasnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4427 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2081 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1969 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1612 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1456 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan