Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 17 Juli 2026
Pedagang Asal Abiansemal Ditemukan Tewas di Kamar Kos
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Seorang pedagang ditemukan tak bernyawa di kamar kos Banjar Bangkiangaidem, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang, Gianyar, Selasa (2/11) sekitar pukul 06.30 WITA.
Padahal beberapa jam sebelumnya, korban bernama bernama Yuvensius, 52, asal Banjar Lateng, Desa Sibang Kaja, Kecamatan Abiansemal, Badung masih biasa beraktivitas bersama istrinya Ni Luh Putu Sukardiasih jualan di Pura Jemeng. Informasi dihimpun, sekitar pukul 03.00 WITA, korban bersama sang istri baru saja pulang dari berjualan di Pura Jemeng.
Namun karena kondisi korban kurang baik, maka sang istri menyarankan korban untuk beristirahat di kos milik I Nyoman Suaka.
Sementara istri korban mengantar kedua buah hati mereka pulang ke rumahnya di Banjar Lateng, Desa Sibang Kaja, Kecamatan Abiansemal, Badung.
Namun nahas, saat istri korban kembali sekitar pukul 06.00 WITA, dirinya mendapati korban sudah terbujur kaku. Istri korban kemudian berteriak hingga terdengar oleh sejumlah saksi di TKP termasuk pemilik indekos yang sedang mencuci baju di kamar mandi tepat di belakang kamar korban.
Peristiwa tersebut kemudian disampaikan kepada kepala lingkungan dan Polsek Tegallalang. Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Tegallalang AKP I Ketut Sudita membenarkan perihal peristiwa tersebut.
Dirinya mengatakan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya langsung turun ke TKP untuk melakukan olah TKP bersama tim medis dari Puskesmas Tegallalang 1.
“Korban ditemukan mengenakan baju kaos warna abu-abu dan menggunakan jaket warna hitam tidak memakai celana hanya menggunakan celana dalam,” ujarnya Rabu (3/11).
Dan berdasarkan hasil pemeriksaan dari tim medis, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, dan pada mulut keluar busa. Korban diperkirakan meninggal kurang dari 6 jam dan kondisi mayat sudah kaku.
“Dan menurut keterangan dari istri korban, korban selama ini mengidap penyakit Diabetes dan rutin mengonsumsi obat. Sehingga sementara diduga korban meninggal dunia akibat sakit yang diderita,” imbuhnya.
Maka dari itu pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah serta mengikhlaskan kepergian korban. Jenazah korban selanjutnya dititip di ruang jenazah RSAD Udayana, Denpasar.
“Pihak keluarga korban di Flores juga sudah dihubungi. Untuk saat ini jenazah korban dititip di RSAD Udayana,” jelasnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3706 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1384 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1316 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1255 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1095 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun