Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pembersihan Material Longsor di Temukus Terkendala Cuaca
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Proses pembersihan longsoran yang menutup akses jalan menuju pemukiman warga di kawasan Desa Adat Temukus, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem belum bisa dilakukan secara maksimal.
Pasalnya proses pembersihan material longsoran sejauh ini masih dilakukan secara manual oleh warga dibantu BPBD dan pihak terkait lainnya lantaran alat berat milik PU yang didatangkan belum bisa bekerja karena terkendala cuaca, sehingga demi keamanan mengingat kondisi tanah labil pembersihan akan dilanjutkan esok hari.
"Kita sudah kordinasi dengan camat, Bendesa dan warga serta Bendesa sementara melakukan pembersihan secara manual mengingat cuaca tidak mendukung dan rawan terjadi longsor susulan, sehingga demi keselamatan akan dilanjutkan besok, selain alat berat dari PU rencananya BPBD juga akan mendatangkan alat berat yang lebih kecil," ujar PLT Kalaksa BPBD Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah dikonfirmasi Jumat, (12/11/2021).
Sementara itu, Kawil Dusun Temukus, I Wayan Sudiana saat dihubungi mengungkapkan bahwa, wilayah Dusun Temukus setidaknya ada 11 titik longsoran. Adapun wilyah yang terisolir yakni warga yang bermukim di Dusun Temukus bagian timur.
"Sejauh ini masih ada 31 kepala keluarga (KK) yang masih terisolir yang akses jalannya belum bisa dilewati kendaraan roda empat," kata Sudiana.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan