Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
4 Komplotan Pencuri Ditangkap di Sirkuit Mandalika
BERITABALI.COM, NTB.
Empat komplotan pencuri di Sirkuit Mandalika, Lombok, berhasil diringkus polisi saat WorldSBK digelar, Minggu (21/11).
Empat pelaku merupakan komplotan pencuri asal Jakarta, yang menargetkan barang bawaan penonton. Tiga pelaku adalah perempuan, sementara satu perempuan adalah residivis.
“Satu dari mereka merupakan residivis berjenis kelamin perempuan,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB, Kombes Pol Hari Brata.
Pelaku pria berinisial DC. Sementara tiga pelaku wanita berinisial MA kemudian LO dan AW. Keempat komplotan itu berhasil diringkus berdasarkan keterangan dari satu rekannya yang berhasil ditangkap terlebih dahulu di Get 3 Sirkuit Mandalika.
Setelah dilakukan interogasi, polisi berhasil mengetahui identitas tiga pelaku lainnya.
“Tim Puma Polda NTB langsung memblokade semua jalur keluar di Sirkuit Mandalika dan di jalur keluar Pulau Lombok,” ujarnya.
Tak lama kemudian tiga pelaku lainnya berhasil diamankan di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat ketika hendak naik kapal Fery untuk meninggalkan Pulau Lombok.
“Kini keempat pelaku sudah kita amankan di Polres Lombok Tengah,” ujarnya.
Polisi berhasil mengamankan empat ponsel diduga hasil curian, dengan nilai di atas Rp10 juta
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2806 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1976 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun