Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Pria Ini Nekat Sembunyi di Roda Pesawat Tiba dengan Selamat
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang penumpang gelap asal Guatemala yang bersembunyi di bilik roda pendarat pesawat American Airlines yang terbang ke Miami, Florida, Amerika Serikat, tiba dengan selamat pada Sabtu (27/11).
Setelah pesawat mendarat, pria berusia 26 tahun itu segera diserahkan ke kantor imigrasi Amerika Serikat dan dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa kesehatannya.
Badan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS atau CBP membenarkan insiden itu dalam pernyataan, kata stasiun TV Miami WTVJ yang menayangkan video tentang pria tersebut di Bandara Internasional Miami sesaat setelah mendarat.
Video yang diunggah akun "Only in Dade" di Instagram itu memperlihatkan si penumpang gelap yang tampak kebingungan tapi tidak terluka.
Dia duduk di samping pesawat di landasan --memakai jins, kaos pendek, jaket dan sepatu bot-- ketika petugas landasan mendekatinya dan bertanya apakah dia mau minum.
Dalam pernyataannya CPB mengatakan petugas di Bandara Miami menangkap seorang pria yang berusaha menghindari pemeriksaan dengan bersembunyi di bilik roda pendaratan sebuah pesawat dari Guatemala pada Sabtu pagi.
"Pria itu dievakuasi oleh pelayanan medis darurat dan dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan. Insiden ini sedang diselidiki," kata CPB.
American Airlines dalam pernyataannya mengatakan penerbangan 1182 dari Guatemala City ke Miami tiba selewat pukul 10 pagi waktu setempat dan "ditemui oleh penegak hukum karena masalah keamanan."
Maskapai itu tidak memberi penjelasan rinci, hanya mengatakan sedang membantu penyelidikan. Penerbangan Guatemala-Miami memerlukan waktu sekitar dua setengah jam.
Pengacara imigrasi Angel Leal mengatakan kepada WTVJ bahwa penumpang gelap itu akan ditahan oleh CPB sambil menunggu surat perintah pemindahan segera.
Sekitar 1,7 juta migran asal Guatemala telah ditangkap atau diusir dari perbatasan AS selama setahun terakhir. Banyak dari mereka melarikan diri dari kekerasan geng dan kemiskinan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2011 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun