Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Dendam Utang Bawang, Pelaku dan Korban Sama-sama Tewas
BERITABALI.COM, NTB.
SR alias Joha (44 tahun), warga Desa Tangga meregang nyawa setelah diamuk warga. Pemicunya, pelaku menganiaya korban AR alias Atok (45 tahun), warga Desa Sakuru, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima.
Kasus penganiayaan yang diduga karena dendam dan masalah utang piutang bawang merah itu terjadi sekitar pukul 08.45 WITA, Minggu (28/11). Kejadiannya berlangsung di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sakuru.
Kapolres Bima melalui Kasi Humas, Iptu Adib Widayaka WDP mengatakan, kejadian berlangsung di tengah kerumunan warga. Saat pelaku beraksi, korban bersama warga lain sedang menggali kubur di TPU desa setempat. Pelaku tiba-tiba datang membawa sebilah parang, kemudian menganiaya korban AR dari arah belakang.
Akibatnya korban terjatuh tidak sadarkan diri. Warga yang melihat kejadian itu melarikan korban ke Puskesmas Monta. Karena mengalami luka parah di kepala bagian kiri.
"Karena kondisinya kritis, korban dirujuk ke RSUD Bima, " ungkap Adib.
Usai membacok korban, pelaku melarikan diri ke arah persawahan sebelah timur perkampungan Desa Sakuru. Namun, warga yang geram dengan ulah pelaku mengejarnya. Sekelompok warga kemudian mengepung pelaku yang mengamankan diri di rumah seorang warga Sakuru.
"Pelaku terkepung, tidak bisa lari," terangnya.
Warga lantas masuk dan menarik pelaku keluar. Kemudian dihakimi, hingga mengalami luka parah dan meninggal.
"Pelaku yang meninggal dunia dievakuasi oleh personel ke RSUD Bima." ujarnya.
Motif pembacokan itu diduga balas dendam dan utang piutang. Karena, pada Rabu (17/11) sekitar pukul 09.30 WITA lalu, pelaku sempat mengunjungi sepupunya di Desa Sakuru. Namun, pelaku dilempari korban dengan batu, mengakibatkan luka lecet pada tangan kirinya.
"Diketahui, pelaku dilempar korban karena belum membayar harga bawang merah," ungkapnya.
Untuk meredam situasi anggota Polres Bima langsung turun ke lokasi mengunjungi keluarga pelaku yang tewas maupun keluarga korban.
Untuk kasus meninggalnya pelaku SR, pihaknya akan melidik warga yang terlibat menganiaya hingga tewas.
"Pasca kejadian, situasi di Desa Sakuru dan Desa Tangga masih terpantau aman terkendali," pungkas Adib.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan