Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
DPMPTSP Buleleng Selenggarakan Bimtek dan Sosialisasi
Terapkan OSS-RBA
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Buleleng menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) dan sosialisasi sistem Online Single Submission - Risk Based Approach (OSS-RBA) atau perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik berbasis risiko.
Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng Gede Suyasa itu bertempat di Banyualit Spa & Resort pada Senin, (6/11).
Dalam sambutan pembukanya, Suyasa berharap melalui kegiatan ini, tercipta kesepahaman antara pemerintah dan pengusaha dalam melaksanakan pengajuan perizinan berusaha yang sesuai dengan regulasi.
"Kita berharap sosialisasi dan bimtek ini bisa membangun satu pemikiran dan mindset serta persepsi terkait pemberlakuan OSS-RBA," harapnya.
Seperti diketahui, OSS-RBA adalah adalah perizinan berusaha yang diberikan kepada pelaku usaha untuk memulai dan menjalankan kegiatan usahanya yang dinilai berdasarkan tingkat risiko kegiatan usaha
Melalui bimtek dan sosialisasi pada kali ini, DPMPTSP Kabupaten Buleleng memberikan materi terkait penerapan OSS-RBA kepada para pelaku usaha di Kabupaten Buleleng.
Reporter: Diskominfo Buleleng
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2822 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2038 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1986 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun