Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Puluhan Gempa Susulan Guncang Banten
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gempa susulan terjadi di wilayah Banten setelah dilanda gempa bumi utama kemarin, 14 Januari 2022. Secara rinci gempa terjadi di wilayah Sumur, Banten. Gempa susulan di Banten tercatat sudah 32 kali terjadi. Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa gempa bumi Banten ini terjadi pada pukul 16.05 WIB, Jumat (14/1/2022).
Diketahui bahwa pusat gempa tersebut berada di 52 kilometer barat daya Sumur, Banten, tepatnya di koordinat 7,01 LS dan 105,26 BT dengan kedalaman 40 km. "Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi yang terjadi hari ini merupakan gempa bumi susulan dari gempa bumi selatan Banten tanggal 14 Januari 2022 pukul 16.05 WIB," jelas Kepala BBMKG Wilayah Il Tangerang Selatan, Hartanto ST MM, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/1/2022).
Selain itu, hasil analisis gempa susulan BMKG juga menunjukkan bahwa gempa Banten hari ini atau aftershock ini terjadi dengan berkekuatan M 4,7.
Sementara itu, episenter gempa bumi ini terletak pada koordinat 6.96 LS dan 105.26 BT. Lokasi gempa susulan di Banten ini tepatnya berada di atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 48 km barat daya Sumur-Banten pada kedalaman 21 kilometer.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Subduksi lempeng Indo-Australia menunjam menelusup ke bawah Lempeng Eurasia," kata dia.
Hasil monitoring BMKG terhadap gempa Banten hingga pukul 09.50 WIB, hari ini, Sabtu (15/1/2022), menunjukkan adanya 32 aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock dengan magnitudo terbesar M 5,7 dan magnitudo terkecil adalah M 2,5.
Adapun dampak gempa bumi di Banten ini juga tergambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG. Dampak guncangan gempa bumi ini juga dihimpun berdasarkan laporan dari masyarakat.
Diketahui gempa bumi ini dirasakan di wilayah Sumur, Panggarangan, Cibeber, Malingping, Bayah, Cihara, Muarabinuangeun, Cigemblong, Panimbang, Sobang, dan Labuan. Guncangan gempa Banten di wilayah-wilayah tersebut dirasakan dengan Skala Intensitas III MMI, di mana getaran dirasakan nyata dalam rumah, dan terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
"Namun, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut," kata dia. Meski demikian, Hartanto mengingatkan agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Namun, upayakan untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak dan memastikan kondisi bangunan tersebut sebelum beraktivitas di dalamnya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan