Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Puluhan Gempa Susulan Guncang Banten
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gempa susulan terjadi di wilayah Banten setelah dilanda gempa bumi utama kemarin, 14 Januari 2022. Secara rinci gempa terjadi di wilayah Sumur, Banten. Gempa susulan di Banten tercatat sudah 32 kali terjadi. Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa gempa bumi Banten ini terjadi pada pukul 16.05 WIB, Jumat (14/1/2022).
Diketahui bahwa pusat gempa tersebut berada di 52 kilometer barat daya Sumur, Banten, tepatnya di koordinat 7,01 LS dan 105,26 BT dengan kedalaman 40 km. "Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi yang terjadi hari ini merupakan gempa bumi susulan dari gempa bumi selatan Banten tanggal 14 Januari 2022 pukul 16.05 WIB," jelas Kepala BBMKG Wilayah Il Tangerang Selatan, Hartanto ST MM, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/1/2022).
Selain itu, hasil analisis gempa susulan BMKG juga menunjukkan bahwa gempa Banten hari ini atau aftershock ini terjadi dengan berkekuatan M 4,7.
Sementara itu, episenter gempa bumi ini terletak pada koordinat 6.96 LS dan 105.26 BT. Lokasi gempa susulan di Banten ini tepatnya berada di atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 48 km barat daya Sumur-Banten pada kedalaman 21 kilometer.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Subduksi lempeng Indo-Australia menunjam menelusup ke bawah Lempeng Eurasia," kata dia.
Hasil monitoring BMKG terhadap gempa Banten hingga pukul 09.50 WIB, hari ini, Sabtu (15/1/2022), menunjukkan adanya 32 aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock dengan magnitudo terbesar M 5,7 dan magnitudo terkecil adalah M 2,5.
Adapun dampak gempa bumi di Banten ini juga tergambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG. Dampak guncangan gempa bumi ini juga dihimpun berdasarkan laporan dari masyarakat.
Diketahui gempa bumi ini dirasakan di wilayah Sumur, Panggarangan, Cibeber, Malingping, Bayah, Cihara, Muarabinuangeun, Cigemblong, Panimbang, Sobang, dan Labuan. Guncangan gempa Banten di wilayah-wilayah tersebut dirasakan dengan Skala Intensitas III MMI, di mana getaran dirasakan nyata dalam rumah, dan terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
"Namun, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut," kata dia. Meski demikian, Hartanto mengingatkan agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Namun, upayakan untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak dan memastikan kondisi bangunan tersebut sebelum beraktivitas di dalamnya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2822 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2038 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1986 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun