Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Mommy ASF: Series Layangan Putus Beda dengan Novelnya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Penulis novel Layangan Putus, Eca Prasetya atau dikenal dengan Mommy ASF tak menyangka series yang diangkat dari novel miliknya bakal seviral ini. Meski begitu, ia menegaskan bahwa serial Layangan Putus yang diperankan Putri Marino, Reza Rahadian dan Anya Geraldine itu kisah fiktif.
"Saya nggak pernah bilang itu true story, dari awal saya diundang MD pas launching Layangan Putus, saya tegaskan yang di buku sama serial emang beda," ungkap Mommy ASF dikutip dari YouTube The Sungkars, yang diunggah beberapa waktu lalu.
Mommy ASF juga ikut menonton series Layangan Putus. Sejak episode pertama, series tersebut sudah menunjukkan perbedaannya.
"Saya nonton dari episode pertama juga 'Oh beda', mungkin esensinya aja mereka samain dan dibuat lebih general aja kali ya (perselingkuhannya)," jelasnya.
Menurutnya, perselingkuhan di series lebih kental dibanding yang dituliskan di novel. Sementara di novel, tak ada peselingkuhan macam itu.
"Esensi menduanya mungkin. Kalau di serial perselingkuhannya kan kental banget ya, sementara di novel nggak," tuturnya.
Mommy ASF pun tak menyangka seiring viralnya kisah Layangan Putus, kehidupan pribadinya pun dikulik netizen. Ia pun mengaku sudah memberi klarifikasi di Instagram.
"Dari awal di Instagram saja sudah saya klarifikasi itu bukan cerita saya (serial) dari awal MD juga sudah izin ke saya ceritanya bakal diangkat berbeda, nggak nyangka sih (seviral sekarang)," ujarnya.
Mommy ASF tak terlibat dalam penulisan skenario series Layangan Putus. Ia pun mengaku menulis novel Layangan Putus untuk menghilangkan kegundahan.
"Saya nulis awalnya tuh karena bingung ngapain lagi ya (supaya sibuk) akhirnya sujud, nangis, nulis, udah aja gitu (healingnya)," bebernya.
"Saya kembali lagi bekerja untuk menghilangkan penat gundah, kesibukan yang bikin saya merasa berharga. Di siang hari saya dokter hewan, sore hari udah ke anak-anak," sambungnya mengakhiri.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1982 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun