Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 17 Juli 2026
Wapres Ma'ruf Amin Minta Vaksin Corona Dalam Negeri Bisa Digunakan 2022
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta agar vaksin virus corona (Covid-19) produksi dalam negeri yang kini tengah diproduksi ditargetkan bisa digunakan oleh masyarakat pada tahun 2022.
"Supaya pada 2022 ini vaksin Covid-19 buatan dalam negeri ini dapat digunakan masyarakat Indonesia," kata Ma'ruf dalam Rapat Terbatas Evaluasi PPKM, Senin (24/1).
Saat ini ada enam pengembang Vaksin Merah Putih. Di antaranya Universitas Airlangga (UNAIR) bersama PT Biotis. Lalu PT Biofarma bersama Baylor College of Medicine, Universitas Indonesia (UI) bersama PT Etana. Kemudian Institut Teknologi Bandung (ITB), PRBM Eijkman BRIN bersama PT Biofarma, Universitas Padjajaran bersama PT Biofarma&Lipotek; serta Vaksin Nusantara.
Ma'ruf berharap pengembangan vaksin produksi dalam negeri bisa dipercepat pengembangannya. Tak lupa Ia juga meminta vaksin itu harus teruji keamanannya.
"Keamanannya, khasiatnya, mutunya, serta progres pembuatannya," kata dia.
Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy sebelumnya menargetkan vaksin Merah-Putih yang dikembangkan Universitas Airlangga-PT Biotis akan diproduksi massal pada pertengahan 2022 mendatang.
Dalam rapat tersebut, Ma'ruf juga menyoroti penyebaran Covid-19 varian Omicron yang beberapa hari terakhir meningkat pesat dan menyebabkan kematian. Guna mencegah penularan yang lebih masif, Ma'ruf meminta kesiapan seluruh jajaran terkait dalam mengatasi hal ini.
"Ini walaupun sekali lagi tingkat keparahan varian Omicron ini lebih ringan dibanding dengan Delta, tapi kalau jumlah bertambah terus, potensi penularan kepada, terutama yang komorbid, maka ini juga akan memberikan tekanan kepada fasilitas tenaga kesehatan yang ada. Karena itu, seperti apa kesiapan kita dalam menghadapi kemungkinan-kemungkinan itu," kata Ma'ruf.
Di sisi lain, percepatan pemberian vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat juga harus diakselerasi. Selain untuk kategori dewasa, akselerasi pun harus dipacu untuk para lansia dan anak-anak.
"Saya mohon perhatian yang keempat juga terkait laporan percepatan vaksinasi. Vaksinasi booster sudah mulai dilaksanakan," kata Ma'ruf. (sumber : CNN Indonesia)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3706 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1384 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1316 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1255 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1095 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun