Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 17 Juli 2026
Kronologi Pemancing Tewas Tenggelam di Pertokoan Sudirman
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang pemancing bernama Abdul Hamid (32) ditemukan tewas tenggelam di kolam bekas basement pertokoan Grand Sudirman Blok D Jalan Raya Sudirman, Denpasar, pada Rabu 26 Januari 2022 sekitar pukul 17.00 WITA.
Diduga kuat pria yang tinggal di Jalan Pulau Sebatik Denpasar itu tenggelam sesaat penyakit epilepsinya kambuh.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, jenazah korban saat ini sudah dievakuasi ke kamar jenazah RSUP Sanglah Denpasar. Pihak kepolisian sudah memeriksa sejumlah saksi, seperti istri korban Lukman.
"Saksi istrinya yang awalnya bersama-sama korban memancing di basement bekas pertokoan Grand Sudirman Denpasar," ungkap Iptu Sukadi, Kamis 27 Januari 2022.
Dalam keterangan saksi Lukman, setelah tiba di TKP, mereka duduk di sebelah timur kolam basement dan langsung memancing. Tak lama, korban pindah memancing di sebelah utara kolam. Namun sekitar satu jam lamanya, korban tidak kembali.
"Saksi istrinya berupaya mencari namun tidak ketemu. Saksi juga menanyakan kepada pemancing lainnya, tapi mereka tidak melihat korban," beber Iptu Sukadi, pada Kamis 27 Januari 2022.
Selanjutnya, saksi bersama pemancing lainnya bersama-sama mencari korban di seputaran kolam basement. Ketika itulah, seorang pemancing melihat ada sandal mengambang di air yang diakui saksi Lukman milik suaminya.
Atas penemuan itu mereka menduga bahwa Abdul Hamid tenggelam di kolam. Kejadian ini dilaporkan ke Polsek Denpasar Selatan untuk dilakukan pencaharian. Selain Polisi, pencarian juga mengerahkan petugas BPDB Kota Denpasar dan Balawista Sanur.
Beberapa jam dicari, jenazah Abdul Hamid akhirnya ditemukan dalam kondisi tenggelam di TKP. Korban ditemukan mengenakan baju kaos warna pink, mengenakan celana panjang jeans warna hitam.
Dalam pemeriksaan tim identifikasi tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah Abdul Hamid kemudian dievakuasi ke RSUP Sanglah Denpasar.
Iptu Sukadi mengatakan setelah pihak keluarga dimintai keterangan barulah terungkap bahwa kematian korban diduga akibat penyakit epilepsinya kambuh.
"Dari keterangan pihak keluarga korban diduga menderita penyakit epilepsi dan diduga saat sedang mancing penyakitnya kambuh," bebernya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3706 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1384 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1316 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1255 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1095 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun