Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tes Pramusim di Mandalika Sempat Dihentikan, Ini Kata MGPA
BERITABALI.COM, NTB.
Lantaran lintasan Sirkuit Mandalika dianggap berdebu dan kotor, tes pramusim MotoGP Mandalika 2022 hari pertama sempat dihentikan sementara. Di beberapa tikungan terdapat bekas arutan ban para pembalap.
Sesi tes pramusim hari pertama dimulai sejak pukul 09.00 WITA. Bendera merah tanda balapan dihentikan sementara sempat dikibarkan sekitar pukul 10.30 WITA. Bendera merah dikibarkan artinya kondisi lintasan tak bisa dilalui karena ada sesuatu hal. Sehingga seluruh pembalap harus masuk ke pit stop.
Namun, setelah dibersihkan dan dinyatakan layak, tes pramusim kembali digelar pukul 12.00 WITA, dan hingga sore dan sesi tes pramusim hari pertama selesai.
Terkait insiden sirkuit yang kotor dan berdebu, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria menjelaskan, sesi tes sempat dihentikan karena di beberapa tikungan terdapat sisa-sisa parutan ban.
"Sisa-sisa serpihan ban karena begitu banyak motor (melintas di sana), akhirnya kita berhentikan kita bersihkan dulu, dan itu pas dengan jam istirahat juga, jumatan," katanya.
Saat diberhentikan trek sirkuit dibersihkan kemudian tes pramusim dilanjutkan pukul 12.00 WITA.
"Mereka mencoba lagi (tes) dan bisa berlangsung sampai selesai," ujar Priandhi.
Masalah tersebut menurutnya tidak membuat tes pramusim MotoGP Mandalika terganggu. Bahkan menurutnya para pembalap dan tim mengaku senang dan semuanya baik-baik saja. Hujan juga tak akan menjadi hambatan serius bagi Sirkuit Mandalika.
Justru para pembalap dan tim ingin menguji kekuatan mereka pada saat trek lintasan basah. Sehingga mereka mengetahui bagaimana setingan mesin pada saat kering dan basah. Sejauh ini, lanjut Priandhi, tidak ada keluhan atau protes dari pembalap dan tim.
"Kalau soal kotor, kerikil naik saya rasa hal yang wajar. Basah, hujan, di luar negeri juga hujan tetap balap," katanya.
Ketika lintasan kotor karena irisan ban pembalap bisa langsung dibersihkan.
"Setelah kita bersihkan sampai sekarang, (pembalap) non stop juga, tidak masalah," ujarnya.
Jika kondisi lintasan sangat parah, tentu para pembalap tidak akan berani menggeber motornya.
Justru sebaliknya, sampai sore, catatan waktu para pembalap semakin tinggi. Kalau pun bendera merah dikibarkan, bukan berarti kondisi lintasan sangat parah atau ada kondisi sangat darurat.
Dia menegaskan, apa pun penyebab trek ditutup bendera yang dinaikkan pasti merah. Andhi tidak ingin isu-isu seperti itu justru mendiskreditkan Sirkuit Mandalika yang menjadi kebanggan Indonesia.
Trek ditutup sementara justru karena ingin dibersihkan terlebih dahulu. Ditemukannya irisan ban di tikungan tentu akan menjadi catatan perbaikan ke depan. Sehingga lintasan Sirkuit Mandalika akan menjadi lebih baik lagi, terutama menjelang MotoGP Maret 2022 mendatang.
Tes pramusim MotoGP Mandalika dijadwalkan akan berlangsung selama tiga hari. Tes pramusim akan berakhir pada Minggu, (13/2/2022). Sementara itu, untuk balapan resmi MotoGP 2022 Mandalika akan digelar pada 18 hingga 20 Maret 2022. (sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5894 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4623 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2591 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2233 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2208 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan