Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Anggota Dewan: Tabanan Harus Punya Merek Air Kemasan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Saat ini pemerintah Kabupaten Tabanan sedang berupaya meningkatkan pendapatan daerah dengan berbagai cara. Salah satunya yang digenjot adalah parkir yang dinilai bisa menjadi sumber pendapatan saat pariwisata mati suri akibat Corona.
Namun, ada celah pendapatan lain yang bisa digarap oleh Pemkab Tabanan, yakni peluang usaha air kemasan. Politisi Golkar I Made Asta Dharma menilai ini bisa menjadi sumber pendapatan jangka panjang dan tidak terlalu terpengaruh oleh pariwisata.
“Sebagai daerah dengan sumber air melimpah harusnya pemerintah daerah melirik ini,” katanya beberapa waktu lalu.
Anggota Komisi IV DPRD Tabanan ini menyebutkan, beberapa daerah seperti Buleleng, Gianyar hingga Lombok yang ada di Praya Nusa Tenggara Barat. Asta Dharma menilai ini peluang yang menguntungkan.
“Apalagi nanti masyarakat Tabanan bisa menjadi pelanggannya juga,” ujarnya.
Selain itu, di Tabanan banyak terdapat perusahaan air minum kemasan. Bahkan salah satu merek air minum kemasan yang terkenal mengambil air baku di daerah Kuwum, Marga.
“Airnya dibawa ke Mambal untuk diproduksi,” ujarnya.
Tabanan memiliki setidaknya tujuh sungai dengan panjang di atas 20 kilometer. Nantinya sumber air baku permukaan ini bisa dimanfaatkan juga selain memaksimalkan sumber mata air yang telah ada.
“Jika nanti pariwisata pulih, kawasan Badung hingga Denpasar bisa juga digarap,” katanya.
Sementara untuk perusahaan air kemasan yang sudah ada di Tabanan, Asta Dharma berharap bisa dipasang water meter dengan tarif bisnis. Sehingga bisa memaksimalkan pemasukan daerah.
“Pasti untung karena air baku tidak beli,” ujarnya.
Saat ini, Perusahaan Daerah Dharma Santika memang sedang menjajaki pembuatan air kemasan dengan merek Tabanan. Namun, karena pasar yang belum pasti, mereka masih mencari celah untuk memproduksi dengan nimim biaya bekerjasama dengan perusahaan air kemasan yang sudah ada.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun