Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Air Beras Mengandung Banyak Nutrisi dan Manfaat Bagi Rambut
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Air beras merupakan cairan sisa yang berasal dari membilas beras dan air ini telah digunakan sebagai perawatan rambut serta kulit selama berabad-abad.
Menurut ahli kulit Michele Green, MD, air beras penuh dengan vitamin dan mineral yang penting untuk pertumbuhan rambut.
"Nutrisi ini membantu memperkuat folikel rambut, meningkatkan kepadatan rambut, dan membuatnya terlihat sehat dan berkilau," ujar Green, dilansir Insider.
Selain itu, air beras juga mengandung banyak antioksidan dan vitamin yang bermanfaat untuk kesehatan serta pertumbuhan rambut.
Beberapa nutrisi dalam air beras yang dapat bermanfaat bagi rambut adalah asam folat, niasin, magnesium, dan inositol.
Berikut beberapa vitamin dan mineral dalam berat dapat memengaruhi rambut:
1. Asam folat (vitamin B9), niasin (vitamin B3), dan selenium penting untuk pergantian sel dan kesehatan kulit kepala dan folikel rambut secara keseluruhan.
Nutrisi ini merangsang pertumbuhan, membantu memperkuat dan menebalkan rambut.
2. Niacin (vitamin B3) dan allantoin meningkatkan kekuatan dan elastisitas folikel rambut serta mengurangi peradangan dengan meningkatkan aliran darah di dalam kulit kepala.
3. Magnesium melarutkan penumpukan kalsium pada rambut dari air keras dan meremajakan folikel rambut.
Air beras juga dapat membantu memperbaiki beberapa kerusakan yang disebabkan oleh stres, masalah kesehatan, dan produk kimia.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2797 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2029 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1973 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun