Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 17 Oktober 2026
Polisi Kejar Pendemo Hingga Masuk Rumah Makan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Rekaman video seorang pendemo Senin kemarin (11/04/2022) yang dikejar polisi hingga masuk ke rumah makan dan menyeretnya keluar menjadi viral di jagat media sosial. Video diunggah oleh akun @majeliskopi08 di jejaring media sosial Instagram pada Selasa (12/04/2022).
Momen itu direkam oleh salah satu pengunjung rumah makan yang berada tak jauh dari lokasi demo. Suasana ramai para pendemo yang berlarian dan dentuman terdengar dari video unggahan tersebut.
Para pendemo berlarian sungguh cepat menjauhi sumber suara dentuman dan asap. Beberapa pendemo terlihat berlindung dan masuk rumah makan di sekitar area.
Hingga akhirnya, rekaman video memperlihatkan sejumlah pendemo yang diduga mahasiswa lari ke dalam resto makan. Saat kabur, rupanya seorang polisi ikut mengejar pendemo itu hingga masuk ke dalam.
Polisi itu tampak berhasil memegang salah satu pendemo yang kabur di rumah makan tersebut. Polisi tersebut mencegah si pendemo lari lebih jauh dan langsung menyeret pemuda itu keluar dari rumah makan.
Saat diseret keluar, tiba-tiba saja si polisi berhenti dan memukul kepala si pendemo. Sesaat setelahnya, polisi kembali menyeret pendemo yang pasrah dibawa keluar.
Kejadian itu disaksikan oleh para pengunjung tempat makan. Mereka tampak terdiam diri dan tak berkutik ketakutan saat melihat insiden penyeretan pendemo oleh polisi.
"Ih takut kak," ujar salah satu pengunjung rumah makan yang berada di dekat si perekam.
Menurut keterangan, lokasi kejadian tersebut berada di Makassar.
"Salah seorang Mahasiswa peserta aksi demo saat bentrok dengan aparat di Jl. Pettarani, Makassar tertangkap oleh aparat di salah satu rumah makan, Senin sore 11 April 2022," tulis keterangan di caption.
Video itu lantas viral dan mendapatkan beragam tanggapan dari warganet.
"Aparat kok gitu amat ya, giliran digebukin balik laporan kayak bocah," tulis @_fa***.
"Melindungi dan mengayomi, itu slogan siapa? Kata pak Menteri enggak ada kekerasan," komentar @her***.
"Enak amat jadi aparat bisanya nyiksa rakyat," imbuh @fau***.
"Katanya enggak pakai kekerasan?" timpal @rio***.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4443 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2087 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1985 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1623 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1462 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan