Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 17 Juli 2026
Polisi Kejar Pendemo Hingga Masuk Rumah Makan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Rekaman video seorang pendemo Senin kemarin (11/04/2022) yang dikejar polisi hingga masuk ke rumah makan dan menyeretnya keluar menjadi viral di jagat media sosial. Video diunggah oleh akun @majeliskopi08 di jejaring media sosial Instagram pada Selasa (12/04/2022).
Momen itu direkam oleh salah satu pengunjung rumah makan yang berada tak jauh dari lokasi demo. Suasana ramai para pendemo yang berlarian dan dentuman terdengar dari video unggahan tersebut.
Para pendemo berlarian sungguh cepat menjauhi sumber suara dentuman dan asap. Beberapa pendemo terlihat berlindung dan masuk rumah makan di sekitar area.
Hingga akhirnya, rekaman video memperlihatkan sejumlah pendemo yang diduga mahasiswa lari ke dalam resto makan. Saat kabur, rupanya seorang polisi ikut mengejar pendemo itu hingga masuk ke dalam.
Polisi itu tampak berhasil memegang salah satu pendemo yang kabur di rumah makan tersebut. Polisi tersebut mencegah si pendemo lari lebih jauh dan langsung menyeret pemuda itu keluar dari rumah makan.
Saat diseret keluar, tiba-tiba saja si polisi berhenti dan memukul kepala si pendemo. Sesaat setelahnya, polisi kembali menyeret pendemo yang pasrah dibawa keluar.
Kejadian itu disaksikan oleh para pengunjung tempat makan. Mereka tampak terdiam diri dan tak berkutik ketakutan saat melihat insiden penyeretan pendemo oleh polisi.
"Ih takut kak," ujar salah satu pengunjung rumah makan yang berada di dekat si perekam.
Menurut keterangan, lokasi kejadian tersebut berada di Makassar.
"Salah seorang Mahasiswa peserta aksi demo saat bentrok dengan aparat di Jl. Pettarani, Makassar tertangkap oleh aparat di salah satu rumah makan, Senin sore 11 April 2022," tulis keterangan di caption.
Video itu lantas viral dan mendapatkan beragam tanggapan dari warganet.
"Aparat kok gitu amat ya, giliran digebukin balik laporan kayak bocah," tulis @_fa***.
"Melindungi dan mengayomi, itu slogan siapa? Kata pak Menteri enggak ada kekerasan," komentar @her***.
"Enak amat jadi aparat bisanya nyiksa rakyat," imbuh @fau***.
"Katanya enggak pakai kekerasan?" timpal @rio***.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3706 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1384 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1316 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1255 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1095 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun