Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 17 Juli 2026
5 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin E
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Semua orang pastinya membutuhkan berbagai vitamin dan nutrisi agar tubuh tetap sehat dan bugar. Jika keseimbangan vitamin tertentu dalam tubuh berkurang, maka Anda bisa mengalami gejala, seperti mata kabur dan mati rasa.
Contohnya vitamin E, yang merupakan nutrisi utama karena membantu melindungi sel-sel kita dari kerusakan, meningkatkan sistem kekebalan dan mencegah pembekuan darah. Asupan vitamin E ini sangat penting karena membantu pertahanan alami tubuh terhadap penyakit dan infeksi, serta menjaga kesehatan keterampilan dan mata.
Wanita membutuhkan sekitar 4mg vitamin E dalam makanannya setiap hari. Sedangkan pria harus mengonsumsi 3mg vitamin E setiap hari.
NHS mengatakan bahwa Anda harus bisa mendapatkan semua vitamin E yang Anda butuhkan dari makanan. Karena vitamin E tidak segera digunakan akan dan disimpan dalam tubuh Anda, Anda tidak perlu meminumnya setiap hari.
Kebanyakan orang cukup gizi dan tidak menderita kekurangan vitamin E. Kekurangan vitamin E adalah kondisi yang biasanya terbatas pada orang yang berjuang untuk mencerna atau menyerap nutrisi dari makanan mereka.
Orang yang memiliki kekurangan mungkin memiliki penyakit usus kecil, cystic fibrosis, sindrom usus pendek atau jika mereka menderita alkoholisme. Jika Anda memiliki kekurangan, dilansir dari The Sun, ada tanda dan gejala utama yang mungkin Anda alami.
1. Kelemahan
Dr. Kristen Elizabeth Holtz mengatakan jika Anda tidak mengonsumsi cukup vitamin E, maka otot Anda mungkin akan mengalami stres oksidatif. Kondisi ini terjadi ketika ada ketidakseimbangan antioksidan dalam tubuh Anda dan stres yang mengakibatkan kelemahan otot.
2. Mati rasa
Dr. Holtz mengatakan bahwa kekurangan vitamin E dapat menyebabkan neuropati perifer. Kondisi ini bisa menyebabkan mati rasa di tangan dan kaki.
Kondisi ini terjadi karena merusak serat saraf, yang dapat mencegah mereka mengirim sinyal dengan benar.
3. Masalah dengan koorndinasi
Efek samping lain dari kekurangan vitamin E adalah masalah koordinasi. Kondisi ini terjadi karena bisa menyebabkan kerusakan neuron tertentu di otak yang sangat penting untuk kontrol gerakan.
4. Gangguan penglihatan
Jika Anda tidak mendapatkan cukup vitamin E, Dr. Holtz mengatakan reseptor cahaya di retina Anda bisa menjadi rusak, sehingga menyebabkan penglihatan kabur dari waktu ke waktu.
5. Sistem kekebalan tubuh yang lemah
Ketika sistem kekebalan tidak berfungsi dengan baik, semakin sulit bagi tubuh Anda untuk melawan infeksi dan penyakit. Dr. Holtz mengatakan bahwa vitamin E adalah kunci dalam membantu sistem kekebalan tubuh dengan mendukung pertumbuhan sel-T yang membantu melawan infeksi.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3702 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1381 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1313 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1252 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1095 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun