Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 16 Juli 2026
5 Makanan Ini Bisa Sebabkan Keracunan Bila Salah Olah
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Keracunan makanan bukan hanya berasal dari makanan yang sudah basi. Pada kasus-kasus tertentu, makanan yang tidak dimasak dengan benar juga bisa menyebabkan keracunan.
Dampak keracunan pun bermacam-macam, mulai dari yang ringan seperti sakit perut dan diare, hingga dampak berat seperti sesak napas hingga kehilangan nyawa.
Melansir Insider, ini daftar 5 makanan yang jika tidak dimasak dengan benar bisa menyebabkan Anda keracunan.
1. Kentang
Kentang mentah yang terlalu lama didiamkan dan berubah menjadi warna hijau sudah tidak boleh dimakan.
Ahli gizi Julie Cunningham mengatakan, lapisan hijau pada kulit kentang berasal dari zat bernama solanin. Pada dosis kecil, solanin memang tidak berbahaya.
Namun jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, Anda bisa mengalami sakit perut, mual, muntah, diare, bahkan demam.
2. Kacang merah
Kacang merah merupakan makanan dengan banyak antioksidan. Namun jika dimakan mentah, dampaknya bisa berbahaya.
"Hanya empat atau lima buah kacang merah bisa membuat sakit perut dan muntah. Hal ini karena kacang merah mentah mengandung enzim bernama lektin," tutur Cunningham lagi.
Untuk menghilangkan lektin, Anda perlu merendam kacang merah selama minimal 12 jam lalu direbus selama 10 menit.
3. Daun tomat
Tomat adalah makanan dengan antioksidan yang tinggi dan tidak berbahaya. Namun jika dimakan mentah, pastikan Anda tidak menelan daunnya.
Daun tomat mengandung solanin yang bisa menyebabkan sakit perut dan muntah. Bersihkan tomat dengan benar sebelum menghidangkannya sebagai salad agar daunnya tak ikut disajikan.
4. Biji ceri
Biji ceri sangat berbahaya jika tertelan. Berdasarkan data Missouri Poison Center, biji ceri mengandung cyanogenic glycoside yang bisa menyebabkan kematian jika dikonsumsi dalam jumlah besar!
5. Biji apel
Sama seperti biji ceri, biji apel juga mengandung racun mematikan jika dikonsumsi dalam jumlah besar.
Biji apel mengandung racun sianida, yang bisa menyebabkan muntah, masalah ginjal, hingga kehilangan kesadaran.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3702 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1380 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1312 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1252 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1095 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun