Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 17 Juli 2026
Perusahaan Ericsson Hentikan Bisnisnya di Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perusahaan penyedia jaringan telekomunikasi asal Swedia, Ericsson, resmi menangguhkan semua operasinya di Rusia akibat invasinya ke Ukraina.
“Mengingat peristiwa yang terjadi saat ini dan sanksi Uni Eropa, perusahaan kini akan menangguhkan bisnisnya yang terpengaruh dengan pelanggan di Rusia tanpa batas waktu,” kata Ericsson, dikutip dari Economic Times, Kamis (14/4/2022).
Ericsson melanjutkan, kebijakan baru ini berprioritas pada fokus keselamatan dan karyawannya di Rusia. Mereka juga diberikan cuti yang dibayar.
Sebelumnya Ericsson sudah menghentikan semua pengiriman ke Rusia pada akhir Februari lalu, bertepatan ketika Rusia memulai invasinya ke Ukraina mulai 24 Februari.
Ericsson sendiri memiliki sekitar 600 karyawan di Rusia. Perusahaan ini menjadi pemasok utama untuk operator terbesar di Rusia seperti MTS dan Tele2.
Jika Rusia dan Ukraina digabung, kedua negara ini menyumbang kurang dari dua persen dari total seluruh pendapatan Ericsson.
Dikarenakan cabut dari Rusia, Ericsson bakal menambahkan 900 juta Krona Swedia atau setara Rp 1,3 triliun, sebagai 'penurunan aset dan biaya luar biasa' di laporan keuangan pada kuartal pertama 2022.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3702 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1380 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1312 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1252 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1095 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun