Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Ini Sejarah Istilah Kopdar di Kalangan Pencinta Motor
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Bagi yang pernah gabung komunitas, khususnya komunitas motor, pasti sudah tak asing lagi dengan istilah kopdar (kopi darat). Diketahui, kopdar adalah istilah yang umum digunakan untuk acara kumpul-kumpul bersama komunitas. Acara kopdar ini ada yang sifatnya formal dan ada juga yang informal.
Perlu diketahui juga bahwa tujuannya kopdar adalah untuk mempererat hubungan sesama anggota komunitas dan agar silaturahmi sesama anggota tetap terjaga. Sebenarnya, asal-usul kopdar itu darimana sih? Untuk selengkapnya, simak ulasannya berikut ini.
Sejarah Kopdar
Pada era 90-an, kopdar ini istilah yang digunakan saat komunitas bertemu di dunia nyata. Lantas, kenapa disebut kopdar atai kopi darat? Untuk mengetahui sejarahnya, maka kita akan dibawa mundur ke era tahun 80-an.
Pada saat itu, ada kegiatan yang digandrungi pemuda-pemudi yakni nge-break atau main radio sinyal pendek. Nge-break ini adalah istilah untuk memanggil seseorang tanpa menggunakan halo, melainkan menggunakan istilah break. Misal, pemanggil bilang 'break', maka yang jawab akan bilang 'masuk'.
Umumnya, setiap dialog harus gantian. Biasanya orang yang bicara terakhir akan mengatakan 'ganti' atau 'over'. Setelah itu, lawan bicaranya akan berbicara. Selain itu, ada jata lainnya juga yang biasa menggunakan kata 'copy' untuk mengatakan kata 'Oke' atau 'Mengerti'.
Selain mempunyai arti 'Oke', istilah 'Copy' juga memiliki makna yang berkaitan dengan 'ketemu', atau 'akur/cocok'. Nah, dari sini lah awal mula diketahui asal-usul kopi darat atau kopdar. Pasalnya, kata darat ini merujuk kepada orang yang ingin bertemu secara langsung di 'darat' dan bukan lagi bertemu melalui siaran udara atau gelombang radio.
Jadi, istilah kopdar adalah diperuntukan bagi orang-orang yang berkeinginan untuk bertemu langsung atau face to face di dunia nyata, bukan lagi melalui saluran udara atau gelombang radio.
Pada tahun 90-an, istilah kopdar semakin populer, banyak orang mulai menggunakan istilah ini. Bahkan istilah ini semakin menjamur hingga saat ini, termasuk dalam komunitas motor. Saat komunitas motor ingin menggelar acara kumpul-kumpul, biasanya akan menggunakan istilah kopdar.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan