Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Nyalip NASA dan Eropa, China Akan Ambil Sampel Mars pada 2031
BERITABALI.COM, DUNIA.
China berencana mengambil sampel Mars dan mengembalikannya ke Bumi pada 2031, dua tahun sebelum NASA dan Badan Antariksa Eropa (ESA) bertujuan untuk melakukannya.
Target tersebut diumumkan dalam presentasi oleh Sun Zezhou, kepala perancang misi pengorbit dan penjelajah Mars Tianwen 1 yang tiba di Planet Merah pada Februari 2021.
Dalam presentasinya pada Senin (20/6/2022), Zezhou mengatakan, China menargetkan misi dua peluncuran dengan lepas landas dijadwalkan pada akhir 2028 dan sampel kembali ke Bumi pada Juli 2031.
"Misi multi-peluncuran yang kompleks akan memiliki arsitektur yang lebih sederhana dibandingkan dengan proyek NASA-ESA, dengan satu pendaratan Mars dan tidak ada penjelajah yang mengambil sampel situs yang berbeda," kata Zezhou kepada SpaceNews, dikutip dari Space.com, Rabu (22/6/2022).
Baru-baru ini, NASA meminta masukan publik tentang rencana kolaborasi pengembalian sampel bersama ESA, setelah badan antariksa tersebut memutuskan untuk mengembangkan pendarat Mars kedua karena kebutuhan massal misi tersebut.
Akibatnya, misi pengembalian sampel Mars milik NASA-ESA harus mundur yang semula 2031 menjadi 2033.
Misi kolaborasi NASA-ESA akan mengangkut sampel Mars yang dikumpulkan oleh penjelajah Perseverance NASA yang menjelajahi Kawah Jezero selebar 45 kilometer sejak Februari 2021.
Sampel akan diambil oleh robot buatan ESA dan menempatkannya di atas kendaraan pendakian Mars (MAV) buatan NASA.
MAV kemudian akan meluncurkan kapsul berisi sampel ke orbit Mars, di mana sampel itu akan ditangkap oleh pengorbit buatan Eropa untuk dikirim ke Bumi.
Misi yang akan dilakukan China lebih efisien, di mana sampel dikumpulkan dari satu area kecil melalui proses pengambilan sampel di permukaan dan pengeboran yang dilakukan oleh robot berkaki empat.
China sendiri telah memiliki pengalaman dalam mengirimkan sampel dari Bulan, serta pengalaman di Mars yang cukup besar berkat Tianwen 1 yang diluncurkan pada Juli 2020.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan