Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Denmark Larang Google Workspace & Chromebook di Sekolah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Denmark melarang layanan Google dipakai di sekolah, baik Google Workspace maupun laptop Chromebook. Hal itu dilakukan karena adanya risiko terkait data pribadi yang dikelola Google.
Awalnya otoritas perlindungan data pribadi Denmark, Datatilsynet, mengungkapkan kalau layanan Google berbasis cloud (mencakup Gmail, Google Docs, Calendar, dan Google Drive) tidak memenuhi persyaratan dan peraturan privasi data GDPR buatan Uni Eropa.
Mereka menuding kalau syarat dan ketentuan Google memungkinkan data ditransfer ke negara lain dengan tujuan memberikan dukungan, meskipun data biasanya disimpan di salah satu pusat data Google di Uni Eropa.
Laptop Chromebook beserta extension Google Workspace saat ini memang dipakai di sekolah yang ada di seluruh Denmark. Namun keputusan Datatilsynet tampaknya hanya berefek pada satu kota bernama Helsingr.
Meskipun kebijakan ini hanya berlaku di satu kota, Datatilsynet tak menampik kalau kebijakan serupa berlaku di kota lain di Denmark. Mereka juga memberi tenggat waktu hingga 3 Agustus agar sekolah menghapus data pengguna.
Uni Eropa sendiri mengusulkan adanya pembatasan aliran data dari kawasannya ke Amerika Serikat, atau yang dikenal sebagai EU-US Privacy Shield.
Akibat itu, perusahaan teknologi raksasa seperti Google tak boleh sembarangan mentransfer data pengguna di Uni Eropa ke Amerika Serikat, yang mana itu adalah markas Google.
Menanggapi itu, juru bicara Google mengatakan kalau pihaknya hanya memproses data para siswa sesuai kontrak kedua pihak. Ia juga memastikan kalau di layanan Workspace for Education, data pelajar tak pernah dipakai untuk iklan ataupun kebutuhan komersial lain.
"Organisasi independen telah mengaudit layanan kami, dan kami terus meninjau praktik kami untuk mempertahankan standar keselamatan dan kepatuhan setinggi mungkin," kata Google, dikutip dari Techcrunch, Selasa (19/7/2022).
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan