Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
17 CPMI Ilegal Korban Kapal Tenggelam Pulang Duit Urunan
BERITABALI.COM, NTB.
Sebanyak 17 orang calon pekerja migran Indonesia (CPMI) non prosedural asal Lombok Tengah (Loteng) telah dipulangkan ke rumah masing-masing.
Mereka adalah para korban kapal tenggelam di perairan Batam, Kepulauan Riau beberapa waktu yang lalu. Para calon PMI illegal ini dipulangkan dengan menggunakan dana urunan dari seluruh organisasi perangkat daerah.
Para CPMI ilegal ini tiba di Bandara Lombok dengan menggunakan Penerbangan Lion Air JT642 rute Batam – Jakarta – Lombok pada pukul 16:00 WITA.
Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Loteng, Samsul Rizal mengatakan sebanyak 17 CPMI yang dipulangkan oleh pihaknya merupakan CPMI yang selamat dalam insiden kecelakaan kapal.
“Ada 22 orang, tapi ada yang kabur dan pulang menggunakan biaya pribadi. Sehingga total yang pulang sekarang itu sebanyak 17 orang,” kata Rizal di Bandara Lombok, Senin (18/7).
Selain itu, Rizal juga menyebutkan bahwa, pemulangan CPMI ini merupakan salah satu upaya Pemda Loteng sangat memperdulikan warganya.
“Seluruhnya digratiskan pemerintah daerah, mereka dipulangkan dengan menggunakan dana urunan dari seluruh organisasi perangkat daerah yang ada,” ujarnya.
Pihaknya berharap soal pemberangkatan CPMI non prosedural ini tidak terulang kembali. Selain membutuhkan dana yang besar, hal ini juga menyangkut dari keselamatan para calon pekerja yang hendak mengais rezeki di negeri orang.
“Kita berharap hal semacam ini tidak terulang kembali, karena ini menyangkut dana besar. Dari mana kita akan dapatkan dana untuk pemulangan tersebut,” harapnya.
Ia juga menegaskan, sangat membutuhkan adanya satuan tugas (Satgas) pekerja migran. Hal itu penting baginya untuk mengawasi keberangkatan dan menjamin keselamatan para calon pekerja.
Baca juga:
Kapal Yang Angkut Anggota DPR Hilang Kontak
“Itulah pentingnya satgas, selalu saya bilang bahwa satgas ini sangat perlu. Dan pada satgas itu bukan hanya dari Disnakertrans saja, tapi nanti kita juga minta dari APH juga,” tegasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5364 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3445 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2268 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1061 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan