Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Rusia Kembali Serang Kharkiv Ukraina, 6 Tewas 16 Luka
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sedikitnya enam orang tewas dan 16 orang lainnya terluka akibat serangan Rusia ke Kharkiv Ukraina, Rabu (17/8). Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan akibat serangan itu sebuah blok apartemen hancur total.
Ia mengutuk serangan tersebut merupakan serangan keji yang tak memiliki pembenaran.
"Kami tidak akan memaafkan, kami akan membalas dendam", kata Zelensky di aplikasi Telegram seperti dikutip AFP, Kamis (18/8).
"Serangan itu memicu kebakaran di satu blok flat di Kota Timur Laut," kata Wali Kota Igor Terekhov di Telegram.
Igor Terekhov sebelumnya menyebutkan tiga orang tewas dan sepuluh terluka. Namun menurut Gubernur Regional Oleg Synegubov, jumlah korban meningkat.
"Sayangnya jumlah kematian dan cedera setelah pemboman itu meningkat: enam orang tewas dan 16 terluka," kata Synegubov di Telegram.
Kharkiv dikepung pada hari-hari pertama invasi pada bulan Februari. Namun pasukan Rusia belum mampu menguasai kota kedua Ukraina itu. Ratusan orang telah tewas di wilayah itu.
"Pada hari Senin (15/7) penembakan Rusia di kota itu menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai enam lainnya," kata pejabat senior polisi Sergiy Bolvinov di Facebook.
Sebagian besar serangan Rusia sekarang difokuskan di selatan dan timur Ukraina.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5354 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3445 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2260 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1056 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan