Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
24 Polisi Dimutasi Imbas Kasus Ferdy Sambo
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi besar-besaran terhadap 24 personel yang terlibat dalam kasus kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan personel yang dimutasi berasal dari kalangan merupakan Perwira Menengah (Pamen) hingga Tamtama. Baik yang terlibat langsung maupun menghalangi penyidikan.
Para personel kepolisian yang dimutasi terdiri dari 4 Kombes, 5 AKBP, 2 Kompol, 4 AKP, 2 IPTU, 1 IPDA, 1 Bripka, 1 Brigpol, 2 Briptu dan 2 Bharada.
Berdasarkan satuan kerjanya,terdiri dari 10 personel Divisi Propam Polri, 2 personel Bareskrim Polri, 2 personel Korbrimob BKO Propam Polri, 9 personel Polda Metro Jaya dan Polres Jaksel, dan 1 personel Polda Jateng BKO Propam.
Mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1751/VIII/KEP./2022 tertanggal 22 Agustus 2022.
Eks Kapolres Jaksel
Salah satu personel kepolisian yang dimutasi sebagai Pamen Yanma merupakan Kapolres Metro Jaksel Kombes Budhi Herdi Susianto.
Budhi merupakan orang pertama yang memberikan keterangan kepada publik terkait kematian Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. Kala itu, Budhi mengatakan Brigadir J tewas dalam baku tembak dengan Bharada Richard Eliezer (RE).
Kronologi tersebut kemudian dibantah oleh Tim Khusus Polri. Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Brigjen Andi Rian memastikan tidak ada aksi tembak-menembak dalam kasus kematian Brigadir J.
Wadirkrimum Polda Metro Jaya
Perwira menengah yang juga turut dimutasi sebagai Pamen Yanma merupakan Wakil Direktur Tindak Pidana Umum (Wadirkrimum) Polda Metro Jaya AKBP Jerry Raymond Siagian.
Berdasarkan penjelasan Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Hasto Atmojo Suroyo, Jerry merupakan sosok yang sempat mendesak pihaknya untuk melindungi Putri Chandrawathi, istri Sambo.
Hasto mengaku sempat diundang Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya untuk hadir pada acara bertema perlindungan terhadap korban kekerasan seksual. Dalam undangan, tak disinggung sama sekali kasus Putri. Hasto menyebut Jerry yang mengarahkan perlindungan terhadap Putri.
Bharada E dan Bripka RR
Dua tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, yakni Bharada E dan Bripka Ricky Rizal (RR) juga dimutasi.
Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan Bharada E terlibat lantaran berperan menembak sosok Brigadir J. Bharada E juga mau mengikuti perintah tersangka Irjen Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J.
Sementara tersangka Bripka RR, Agus mengatakan yang bersangkutan berperan turut membantu dan menyaksikan penembakan terhadap Brigadir J. Selain itu, Bripka RR juga tidak melaporkan adanya rencana pembunuhan tersebut.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan