Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kemlu Beberkan Kondisi WNI di Pakistan Saat Banjir Parah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia membeberkan kondisi warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Pakistan saat banjir bandang menerjang negara Asia Selatan ini.
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Judha Nugraha, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar RI (KBRI) Islamabad, Konsul Jenderal RI (KJRI) Karachi dan otoritas Pakistan.
"Hingga saat ini tidak terdapat WNI yang menjadi korban bencana banjir tersebut," kata Judha.
Judha memaparkan sejauh ini WNI yang berada di Pakistan berjumlah 1.267 jiwa. Mayoritas tinggal di Islamabad, Karachi, Rawalpindi, Sialkot, Gujrat, dan Peshwar.
Selain itu, ia mengatakan KBRI dan KJRI telah menyampaikan imbauan kepada para WNI agar selalu tanggap dan waspada.
Warga Indonesia di Pakistan juga diminta untuk terus memantau informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Pakistan (NDMA) dan Badan Meteorologi Pakistan (PMD).
Judha juga mengimbau agar WNI menunda perjalanan ke lokasi rawan bencana, dan menghubungi otoritas setempat serta perwakilan RI jika terjadi situasi darurat. Berikut hotline KBRI Islamabad +92 345 8571989, dan hotline KJRI Karachi: +92 300 0340346.
Baca juga:
Pria AS Tembak Mati 3 Orang Secara Acak
Pakistan tengah diterjang banjir imbas hujan lebat dengan curah yang tinggi dan gletser yang mencair.
Imbas bencana tersebut 1.033 orang meninggal. NDMA melaporkan lebih dari dua juta hektar tanaman budidaya musnah, 3.451 kilometer (2.150 mil) jalan hancur, dan 149 jembatan hanyut.
Selain itu, banjir tahun ini berdampak kepada lebih dari 33 juta orang, dan sekitar satu juta rumah hancur.
Pemerintah kemudian mengerahkan helikopter untuk membantu mengevakuasi dan menyelamatkan warga. Mereka juga menetapkan status darurat nasional imbas banjir ini.
Pakistan pernah diterjang banjir parah sebelumnya pada 2010. Ketika itu, lebih dari 2.000 orang meninggal dan seperlima wilayah negara tersebut terendam air.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan