Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pendapat pakar soal Kebocoran Data 102 Juta Warga Kemensos
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya meyakini jika kebocoran data 102 juta masyarakat Indonesia dari Kementerian Sosial (Kemensos) adalah valid. Hal ini kata Alfons melihat dari sampel data yang dibagikan hacker di forum Breached.to.
"Kalau melihat data yang dibagikan kemungkinan besar memang data kependudukan yang valid ya," kata Alfons saat dikonfirmasi Suara.com via pesan singkat, Rabu (14/9/2022).
Kebocoran data 102 juta warga dari Kemensos ini pertama kali diumumkan akun Twitter DarkTracer_int. Diketahui, DarkTracer merupakan sebuah platform investigasi intelijen ancaman dark web. Dark Web Criminal Intelligence DarkTracer merupakan platform keluaran perusahaan keamanan teknologi yang berbasis di Singapura.
"[PERINGATAN] Telah muncul aktor jahat yang menjual database yang mengaku sebagai 102 juta DATABASE KEWARGANEGARAAN yang bocor dari Kementerian Sosial RI," tulis akun @darktracer_int yang dikutip Suara.com, Rabu (14/9/2022).
Jika ditelusuri, kebocoran data ini diunggah hacker bernama sspX di situs Breached.to. Adapun total data yang dibocorkan berjumlah 102.533.221.
Data ini berkapasitas 85GB, yang jika diperkecil (compressed) menjadi 16GB. Kebocoran data ini diunggah pada 13 September 2022.
Adapun data yang dibocorkan hacker itu mencakup Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, umur, dan lainnya. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan