Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Bjorka Mengaku Hanya Aktif di Telegram dan Forum
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Hacker Bjorka memberikan klarifikasi terkait banyaknya akun-akun dengan username miliknya di media sosial. Ia mengaku, semenjak akunnya diblokir, dirinya tak lagi memiliki akun Twitter.
"Sejak akun terakhir saya (@bjorkanesian) ditangguhkan, sampai saat ini saya tidak memiliki akun Twitter. Jadi ketika ada akun yang menggunakan nama saya, itu adalah akun palsu," kata Bjorka dalam grup Telegram Bjorkanism, dikutip Selasa (20/9/2022).
Selain itu, Bjorka mengaku bahwa dirinya tak pernah memiliki akun Instagram dan TikTok.
Ia juga mengklaim tak pernah membuat video seperti yang beredar di media sosial beberapa hari belakangan ini.
"I've never had an Instagram or TikTok account or made any stupid videos. Fuck those idiots who make silly videos and pretend to be me".
"Aku tidak pernah memiliki akun Instagram atau TikTok, atau membuat video konyol. Persetan dengan orang-orang idiot yang membuat video konyol dan berpura-pura menjadi saya," ucap dia.
Saat ini dia mengaku kalau komunikasinya hanya dilakukan lewat Telegram atau forum breached.to. Terakhir Bjorka juga sudah menyiapkan kejutan.
"Saat ini komunikasi saya hanya dilakukan di Telegram dan Breached.to. Akan ada kejutan selanjutnya," jelas Bjorka.
Bjorka adalah seorang hacker yang kerap membocorkan data pribadi orang Indonesia. Tak hanya masyarakat, ia juga mengunggah informasi pribadi para pejabat pemerintah RI.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 735 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan