Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Uni Eropa Kecam Pencaplokan Ilegal 4 Wilayah Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Uni Eropa yang beranggotakan 27 negara dengan tegas menolak dan mengecam pencaplokan ilegal empat wilayah Ukraina oleh Rusia, yakni wilayah Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia dan Kherson. Hal itu dinyatakan Uni Eropa pada Jumat (30/9/2022).
"Rusia mengancam keamanan global," tulis pernyataan Uni Eropa.
Gabungan 27 negara tersebut menunjukkan bahwa tidak akan mengakui referendum ilegal "yang direkayasa Rusia sebagai dalih untuk melanggar lebih jauh kemerdekaan, kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina," atau pencaplokan wilayah secara ilegal.
"Krimea, Kherson, Zaporizhzhia, Donetsk dan Luhansk adalah Ukraina," tulis pernyataan itu mempertegas.
"Keputusan ini batal demi hukum dan tidak akan berdampak terhadap hukum apa pun," katanya.
Selain itu, negara-negara anggota juga meminta negara lain untuk mengambil sikap tegas dan tidak mengakui pencaplokan yang bisa mengacaukan tatanan internasional yang berbasis aturan, seperti Piagam PBB dan "secara terang-terangan" melanggar "hak-hak fundamental Ukraina."
Blok tersebut juga menegaskan kembali dukungannya untuk Ukraina dan berjanji akan terus mendesak Rusia agar mengakhiri perang. [ANTARA/Anadolu]
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5937 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4653 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2279 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan