Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Elon Musk Dikecam Presiden Ukraina, Bikin Jajak Pendapat
BERITABALI.COM, DUNIA.
Elon Musk terlibat pertengkaran dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy setelah pemilik Tesla dan SpaceX itu menggelar jajak pendapat kontroversial di Twitter yang dinilai mendukung invasi Rusia.
Musk menawarkan menawarkan solusi damai untuk konflik Rusia-Ukraina di Twitter pada Senin (4/10/2022). Ada empat poin dalam solusinya.
Pertama, menggelar referendum ulang yang diawasi PBB di empat daerah yang sudah dicaplok Rusia dari Ukraina; kedua Krimea jadi milik Rusia; ketiga Ukraina menjami pasokan air ke Krimea; dan Ukraina tetap netral- tidak bergabung dengan blok pertahanan Barat maupun Rusia.
Sebagai pamungkas, Musk meminta para pengguna Twitter untuk mengeklik setuju atau tidak setuju dengan tawarannya tersebut.
Saat Suara.com mengikuti jajak pendapat tersebut, hampir 62 persen dari sekitar 1,9 juta peserta jajak pendapat tidak sepakat dengan tawaran Musk itu.
Salah satu yang paling keras menentang adalah Presiden Zelenskiy.
"@elonmusk mana yang lebih kalian suka?" Zelenskiy juga menggelar jajak pendapat dengan dua opsi jawaban. Pertama, yang mendukung Ukraina atau kedua yang mendukung Rusia.
Jajak pendapat Zelenskiy, yang sudah diikuti oleh lebih dari 1,3 juta pengguna Twitter lebih menyukai Elon Musk yang mendukung Ukraina (lebih dari 82 persen). Musk sendiri dianggap sebagai pahlawan oleh Ukraina karena di awal-awal invasi Rusia, ia menyediakan akses internet lewat layanan Starlink ke negara tersebut.
Bukan cuma Zelenskiy, Presiden Lithuania yang negaranya berdekatan dengan Rusia juga mengecam Musk dan jajak pendapat kontroversialnya itu.
"Dear @elonmusk, kalau ada orang mencuri ban mobil Tesla kamu, mereka tetap bukan pemilik sah dari ban itu," tulis Presiden Gitanas Nauseda di Twitter.
Reaksi lain bahkan lebih cadas.
"Enyahlah, itu balasan diplomatik saya untuk Anda @elonmusk," balas Duta Besar Ukraina untuk Jerman, Andriy Melnyk.
Tetapi Musk, dalam bagian lain Tweet-nya, menegaskan bahwa ia masih mendukung Ukraina. Ia menyebut bahwa SpaceX sudah menghabiskan sekitar 80 juta dolar AS untuk menyediakan akses internet di Ukraina lewat Starlink.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 292 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 173 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan