Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Penjor Diisi 100 Ayam Panggang Saat Usaba Goreng Desa Duda
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Ada pemandangan berbeda dalam rangkaian upacara Usaba Goreng yang berlangsung di Pura Puseh Desa Adat Duda, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem pada bulan Oktober 2022 ini.
Dimana, pada areal utama mandala Pura Puseh Desa Adat Duda nampak sebuah penjor berdiri tepat di depan bangunan pelinggih Meru. Namun Penjor tersebut tak seperti Penjor pada umumnya dimana pada bagaian bawah penjor terisi 100 ekor ayam panggang yang ditata sedemikian rupa.
Bendesa Desa Adat Duda, I Komang Sujana saat dihubungi media ini, Rabu (5/10/2022), mengungkapkan bahwa Penjor dengan 100 ekor ayam tersebut adalah Penjor yang dibuat oleh salah satu krama dalam rangka untuk membayar kaul.
"Inggih patut (Ya benar), Amung Nika wenten penauran sot (Itu ada yang membayar kaul), posisi Penjor berada di utama mandala Pura Puseh tepatnya depan pelinggih Meru Tumpang Telu," ujar Sujana.
Baca juga:
52 Penjor Akan Hiasi Pinggir Jalan Kerobokan
Sementara itu, rangkaian Usaba Goreng Desa Adat Duda telah dimulai pada tanggal 28 September 2022 lalu dengan upacara Ida bhatara lunga. Setelah itu dilanjutkan pada tanggal 1 Oktober 2022 dengan upacara Usaba Ceta, dan dilanjutkan Upacara Pemiosan Kapertama (1) pada 4 Oktober 2022, Pemiosan Kapingkalih (2) pada 10 Oktober 2022 hingga nantinya upacara penyineban yang akan dilaksanakan pada 11 Oktober 2022 mendatang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3324 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan