Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Raja Charles Kirim Pesan Khusus ke Jokowi Terkait Tragedi Kanjuruhan
beritabali.com/cnnindonesia.com/Raja Charles Kirim Pesan Khusus ke Jokowi Terkait Tragedi Kanjuruhan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Raja Charles III dari Inggris mengirimkan pesan khusus kepada Presiden Joko Widodo untuk menyampaikan belasungkawa atas tragedi Kanjuruhan.
Baca juga:
Cara Mengobati Paparan Gas Air Mata
"Pesan dari Raja untuk Presiden Indonesia terkait tragedi di stadion sepak bola di Malang," demikian bunyi keterangan foto yang diunggah di akun Instagram resmi Keluarga Kerajaan Inggris, Rabu (5/10).
Di dalam foto itu, terpampang isi pesan Raja Charles untuk Jokowi dan rakyat Indonesia.
"Saya dan istri saya sangat sedih mendengar kematian dan luka di pertandingan sepak bola di Malang pada 1 Oktober," ujar Charles.
"Saya menyampaikan belasungkawa mendalam kepada Anda, keluarga yang terkena dampak, dan rakyat Republik Indonesia di masa sulit ini."
Tragedi Kanjuruhan memang menyedot perhatian internasional, termasuk pemimpin dan kepala negara asing. Insiden ini terjadi usai laga Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu (1/10).
Kericuhan ini bermula ketika skuad tuan rumah, Arema, kalah dalam laga melawan Persebaya dengan skor 2-3. Tak terima, sejumlah pendukung Arema turun dari tribun ke tengah lapangan. Karena situasi kian kacau, kepolisian sempat mengadang penonton, kemudian menembakkan gas air mata.
Namun, gas air mata itu tak hanya ditembakkan ke arah pendukung yang turun ke lapangan, tapi juga ke tribun penonton. Para pengunjung pun panik.
Massa lantas berdesak-desakan keluar dari stadion. Di tengah kepanikan itu, banyak penonton mengalami sesak napas, terjatuh, dan terinjak-injak hingga tewas.
Akibat insiden ini, setidaknya 131 nyawa melayang dan ratusan orang lainnya terluka akibat insiden ini. Dengan angka korban begitu tinggi, tragedi Kanjuruhan ini tercatat sebagai insiden di sepak bola paling mematikan kedua sepanjang sejarah.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4655 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2624 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2280 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan