Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Beredar Informasi Hoaks Marak Aksi Begal di Monang Maning
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Informasi yang tidak benar alias hoaks tersebar luas di grup media sosial WhatsApp, beberapa waktu lalu. Pesan hoaks ini sangat menyesatkan terkait maraknya aksi begal, penganiayaan terhadap pelajar hingga keributan antar geng yang menimbulkan korban jiwa.
Informasi hoaks ini sangat meresahkan warga, apalagi menunjuk salah satu lokasi keributan di Jalan Monang-maning, Denpasar Barat.
Baca juga:
Bule Inggris Jadi Korban Begal di Lombok
Demikian bunyi pesan berantai tersebut. "Mohon izinkan berbagi informasi kejadian anak SMA di begal di daerah Denpasar atas nama Kavin warga denpasar kena bacokan belakangnya sekarang di rawat di rumah sakit. Remaja kena bacok dua orang di Sidomoyo, mereka membawa senjata tajam, kurang lebih 16 orang klitih, tidak ada berani orang yang nolongin," tertulis pada pesan tersebut.
Pesan hoaks lainnya, "Kami sampaikan terkait adanya kejadian maraknya gangster di hampir seluruh wilayah denpasar, kami berharap agar disampaikan ke masing-masing group sebagai bentuk pengingatan kepada putra-putra kita yang kerap nongkrong di malam hari agar mendapat perhatian dari masing-masing oang tua, mereka sudah membabi buta siapapun yang ada bila mereka melintas merekalah dijadikan sebagai korbannya, mari ingatkan dari sekarang agar putra kita bisa terhindar dari korbanya gangster. Adapun jalur-jalur yang dilintasi. Jl Kabupaten, Jl monang maning, Jln bay pas".
Menanggapi maraknya pesan hoaks berantai ini, Kapolsek Denpasar Barat Kompol I Made Hendra Agustina memastikan bahwa pesan itu merupakan hoaks alias informasi bohong. Dijelaskannya, setiap hari Polsek Denpasar Barat bersama Sabhara Polda Bali serta Pecalang Desa Adat di Denpasar melakukan patroli gabungan.
"Patroli ini sesuai perintah Kapolresta Denpasar Kombespol Bambang Yugo Pamungkas," terangnya ke awak media, Minggu 16 Oktober 2022.
Sekaligus menindaklanjuti perintah Kapolda Bali agar memastikan situasi kamtibmas di Wilayah Bali Umumnya dan Denpasar khususnya selalu kondusif terutama menjelang perhelatan G20.
"Kami jamin 100 persen wilayah Monang Maning khususnya dan Denbar secara umum aman. Pesan berantai itu hoaks," tegasnya.
Diterangkanya, sejumlah rumah sakit, klinik dan puskesmas di wilayah Denpasar Barat tidak ada menangani korban luka tusuk atau bacok seperti yang disampaikan dalam pesan selama satu minggu terakhir.
Bahkan dari penelusuran Bhabinkamtibmas, tidak ada laporan masyarakat yang menjadi korban begal di wilayah hukum Denpasar Barat, termasuk kejadian di Monang Maning.
Kompol Hendra mengatakan pihaknya akan menyelidiki asal-usul dari pesan yang diduga memang bertujuan untuk membuat gaduh masyarakat.
"Pesan ini sama yang telah beredar di beberapa wilayah di Indonesia sejak seminggu terakhir, seperti di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi). Hanya penyebutan wilayahnya saja yang diganti," ucapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5905 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan