Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Mayat ODGJ Ditemukan di Area Tempat Pemakaman
BERITABALI.COM, NTB.
Z (69 tahun) warga Dusun Gubuk Lekok, Desa Korleko, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur ditemukan sudah menjadi mayat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Kampung Baru, Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur.
Ditemukan lebam mayat pada seluruh badan korban dan mengalami pembusukan karena diperkirakan korban sudah meninggal dunia lebih dari 48 jam.
Kapolsek Pringgabaya, AKP Totok Suharyanto menjelaskan, korban sebelumnya dinyatakan mengidap gangguan kejiwaan (Orang Dengan Gangguan Jiwa/ODGJ), berdasarkan keterangan dari keluarga korban beberapa waktu lalu.
Kronologis kejadian kata Kapolsek Totok, yakni pada hari Jumat (21/10) sekitar pukul 09.00 WITA.
"Sebelumnya warga sempat mengira mayat tersebut merupakan patung, namun setelah didekati benar adanya temuan tersebut merupakan tubuh manusia," katanya.
Warga kemudian melapor ke pemerintah desa Labuhan Lombok, dan di teruskan ke puskesmas terdekat. Sekitar pukul 09.30 WITA, tim puskesmas Labuhan Lombok melakukan pemeriksaan luar langsung di TKP dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Korban.
Keluarga korban tiba di puskesmas Labuhan Lombok dan mengenali korban adalah saudara kandungnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2397 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun