Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Erdogan Murka Ledakan Bom di Istanbul Turki, Enam Tewas 81 Luka
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan murka terhadap ledakan bom di Istanbul Turki. Ia mengungkapkan kekesalannya atas ledakan yang menewaskan enam orang tersebut dan menyebutnya berbau terorisme.
Sebelum terbang ke Bali untuk KTT G20, Erdogan menegaskan bahwa Turki tidak akan mampu digoyahkan oleh aksi teror. Ia memaparkan bahwa pelaku, yang diduga melibatkan peran seorang perempuan, akan dihukum sebagaimana mestinya.
"Salah jika mengatakan ini pasti serangan teroris. Tapi perkembangan awal dan intelijen dari gubernur adalah berbau terorisme," ujarnya dikutip CNBC International, Senin (14/11/2022).
"Serangan ini berbahaya," tambahnya.
"(Namun) upaya untuk mengalahkan Turki dan rakyat Turki melalui terorisme akan gagal hari ini seperti yang mereka lakukan kemarin dan akan gagal lagi besok," kata Erdogan lagi.
Ledakan bom itu sendiri terjadi di Istiklal Avenue. Saat itu, wilayah bersejarah itu penuh sesak dengan warga lokal yang sedang berbelanja, turis, dan juga keluarga yang menghabiskan waktu akhir pekan.
Rekaman video yang diperoleh Reuters menunjukkan saat ledakan terjadi pada pukul 16.13 waktu setempat. Terlihat ledakan telah melempar puing-puing ke udara dan meninggalkan beberapa orang tergeletak.
Beberapa jam setelah ledakan, Wakil Presiden Fuat Oktay mengunjungi lokasi tersebut untuk memberikan jumlah korban tewas dan cedera terbaru. Selain enam tewas, korban luka mencapai 81 orang.
Pihak berwenang kemudian menambahkan ada seorang pekerja kementerian pemerintah dan putrinya yang termasuk dalam korban tewas. Lima orang dalam perawatan intensif di rumah sakit, dua di antaranya dalam kondisi kritis.
Istanbul dan kota-kota Turki lainnya pernah menjadi sasaran separatis Kurdi, militan Islam, dan kelompok lain. Termasuk dalam serangkaian serangan pada 2015 dan 2016.
Pemboman kembar di luar stadion sepak bola Istanbul pada Desember 2016 menewaskan 38 orang dan melukai 155 lainnya. Serangan itu diklaim dilakukan oleh Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh Turki, Uni Eropa, dan Amerika Serikat (AS).(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan