Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Cina Bantah Tuduhan Filipina Rebut Paksa Puing Roket di LCS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Cina bantah tuduhan Filipina yang menyebut Beijing merebut paksa puing-puing roket dari kapal patroli negara itu di Laut China Selatan (LCS). Komandan militer Filipina sebelumnya mengatakan bahwa Cina dengan sengaja merebut sebuah benda di LCS dengan memotong tali di benda yang terikat dikapal patroli Filipina.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina Mao Ning mengatakan bahwa objek tersebut merupakan selubung yang menutupi ujung roket ruang angkasa.
"Orang-orang dari pihak Filipina menyelamatkan dan menarik benda terapung itu lebih dahulu. Setelah kedua belah pihak melakukan negosiasi yang bersahabat di lokasi kejadian, Filipina menyerahkan benda terapung itu kepada kami," kata Mao seperti dikutip dari Reuters.
"Itu bukan situasi di mana kami mencegat dan mengambil paksa benda itu," Mao menbambahkan.
Wakil Laksamana AL Filipina, Alberto Carlos, sebelumnya mengatakan bahwa Cina telah mengambil paksa sebuah objek mengapung di perairan Laut Cina Selatan.
Ia mengatakan mengatakan insiden itu terjadi pada Minggu (20/11). Saat itu, satu perahu karet Filipina sedang menarik "benda mengambang tak dikenal" yang ditemukan di LCS.
Mereka menemukan benda itu di sekitar 732 meter dari Pulau Thitu setelah mendapatkan laporan warga. Saat dalam perjalanan ke arah Pulau Thitu, perahu itu dicegat kapal coastguard Cina.
"[Kapal penjaga pantai Cina itu kemudian mengambil paksa benda terapung tersebut dengan memotong tali penarik yang terpasang di perahu karet [Filipina]," kata Carlos dalam pernyataan yang dikutip AFP.
Carlos kemudian menyatakan banda itu dibawa ke dalam kapal penjaga pantai Cina saat pasukan Filipina kembali ke pos mereka.
Juru bicara militer Filipina Mayor Cherryl Tindog mengatakan benda mengapung itu mirip dengan puing-puing roket Cina yang jatuh di Pulau Busuanga, Palawan, awal bulan ini.
Meski begitu, Carlos memastikan tidak ada tentara Filipina yang terluka dalam insiden itu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2930 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun