Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Alasan Messi Terancam Absen di Semifinal Argentina vs Kroasia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Lionel Messi yang merupakan nyawa timnas Argentina terancam absen dalam laga semifinal Piala Dunia 2022 melawan Kroasia. Messi merupakan pemain yang hampir selalu memiliki andil dalam laga-laga Argentina, termasuk di Piala Dunia kali ini.
Menjelang semifinal, Messi malah terancam tak bisa bermain. Hal tersebut disebabkan oleh FIFA yang membuka proses investigasi terhadap Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) atas potensi pelanggaran kode Disiplin dalam duel perempat final Piala Dunia 2022 melawan Belanda.
Messi diketahui melontarkan ocehan soal kepemimpinan wasit Mateu Lahoz. Kapten Argentina tersebut juga sempat bersitegang dengan pelatih timnas Belanda Louis van Gaal dan asistennya Edgar Davids.
"Komite Disiplin FIFA telah membuka proses [investigasi] terhadap Asosiasi Sepak Bola Argentina karena potensi pelanggaran pasal 12 [Pelanggaran pemain dan ofisial] dan 16 [Ketertiban dan keamanan di pertandingan] dari Kode Disiplin FIFA selama pertandingan Belanda vs Argentina yang berlangsung pada 9 Desember," demikian pernyataan resmi FIFA.
"Selain itu Komite Disiplin FIFA telah membuka proses [investigasi] terhadap Asosiasi Sepak Bola Belanda karena potensi pelanggaran pasal 12 Kode Disiplin FIFA sehubungan dengan pertandingan yang sama," sambung pihak FIFA.
Dengan investigasi tersebut ada kemungkinan Messi beserta pemain-pemain lain yang melontarkan kritik keras seperti Emiliano Martinez berpeluang absen karena sanksi. Messi terang-terangan mengkritik pemilihan Lahoz sebagai wasit di Piala Dunia, bahkan berharap wasit asal Spanyol tersebut tidak lagi ditunjuk sebagai pengadil di Piala Dunia 2022.
"Pertandingan ini seharusnya berakhir [90 menit]. Saya tidak mau bicara soal wasit, karena itu akan membuat Anda dihukum, tapi orang-orang melihat apa yang terjadi," ujar Messi mengenai injury time babak kedua extra time yang kemudian membuat Belanda menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
"Sejak awal kami takut, karena kami tahu bagaimana Lahoz dan saya pikir FIFA harus mengevaluasi hal ini, FIFA tidak bisa menaruh wasit seperti ini di pertandingan penting," sambung Messi.
Duel Argentina vs Belanda berlangsung panas. Wasit asal Spanyol Antonio Mateu Lahoz harus mengeluarkan 18 kartu kuning untuk kedua pemain, yang merupakan rekor untuk pertandingan Piala Dunia.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3773 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1715 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang