Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Alasan Messi Terancam Absen di Semifinal Argentina vs Kroasia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Lionel Messi yang merupakan nyawa timnas Argentina terancam absen dalam laga semifinal Piala Dunia 2022 melawan Kroasia. Messi merupakan pemain yang hampir selalu memiliki andil dalam laga-laga Argentina, termasuk di Piala Dunia kali ini.
Menjelang semifinal, Messi malah terancam tak bisa bermain. Hal tersebut disebabkan oleh FIFA yang membuka proses investigasi terhadap Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) atas potensi pelanggaran kode Disiplin dalam duel perempat final Piala Dunia 2022 melawan Belanda.
Messi diketahui melontarkan ocehan soal kepemimpinan wasit Mateu Lahoz. Kapten Argentina tersebut juga sempat bersitegang dengan pelatih timnas Belanda Louis van Gaal dan asistennya Edgar Davids.
"Komite Disiplin FIFA telah membuka proses [investigasi] terhadap Asosiasi Sepak Bola Argentina karena potensi pelanggaran pasal 12 [Pelanggaran pemain dan ofisial] dan 16 [Ketertiban dan keamanan di pertandingan] dari Kode Disiplin FIFA selama pertandingan Belanda vs Argentina yang berlangsung pada 9 Desember," demikian pernyataan resmi FIFA.
"Selain itu Komite Disiplin FIFA telah membuka proses [investigasi] terhadap Asosiasi Sepak Bola Belanda karena potensi pelanggaran pasal 12 Kode Disiplin FIFA sehubungan dengan pertandingan yang sama," sambung pihak FIFA.
Dengan investigasi tersebut ada kemungkinan Messi beserta pemain-pemain lain yang melontarkan kritik keras seperti Emiliano Martinez berpeluang absen karena sanksi. Messi terang-terangan mengkritik pemilihan Lahoz sebagai wasit di Piala Dunia, bahkan berharap wasit asal Spanyol tersebut tidak lagi ditunjuk sebagai pengadil di Piala Dunia 2022.
"Pertandingan ini seharusnya berakhir [90 menit]. Saya tidak mau bicara soal wasit, karena itu akan membuat Anda dihukum, tapi orang-orang melihat apa yang terjadi," ujar Messi mengenai injury time babak kedua extra time yang kemudian membuat Belanda menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
"Sejak awal kami takut, karena kami tahu bagaimana Lahoz dan saya pikir FIFA harus mengevaluasi hal ini, FIFA tidak bisa menaruh wasit seperti ini di pertandingan penting," sambung Messi.
Duel Argentina vs Belanda berlangsung panas. Wasit asal Spanyol Antonio Mateu Lahoz harus mengeluarkan 18 kartu kuning untuk kedua pemain, yang merupakan rekor untuk pertandingan Piala Dunia.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan