Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Jokowi dan Anwar Ibrahim Sepakati Soal Perbatasan RI-Malaysia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyepakati pembahasan soal wilayah perbatasan Indonesia dan Malaysia. Jokowi mengatakan kedua negara telah membahas sejumlah perbatasan di darat dan laut. Keputusan final akan dibuat dalam waktu dekat.
"Mengenai perbatasan, tadi kita telah membicarakan dan bersepakat agar MoU perbatasan darat segmen Sebatik dan segmen (Sungai) Sinapat selesai dan dapat ditandatangani tahun ini," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Senin (9/1).
Jokowi berkata kedua negara juga telah membahas soal perbatasan di Laut Sulawesi dan Selat Malaka. Nota kesepahaman tentang hal itu juga akan diresmikan tahun ini.
Pada kesempatan itu, Anwar menyampaikan Malaysia siap menandatangani nota kesepahaman tentang perbatasan. Dia berjanji akan memerintahkan anak buahnya untuk memproses nota tersebut.
"Perbatasan dan sebagainya tentunya akan kita teliti dan laksanakan. Tidak terlalu banyak kerumitan," ucap Anwar.
Pertemuan Jokowi dengan Anwar dilakukan di Istana Kepresidenan Bogor sejak pagi. Pertemuan itu membahas penandatanganan delapan nota kesepahaman dan 11 letter of intent dari perusahaan Malaysia terkait investasi di IKN Nusantara.
Jokowi dan Anwar menggelar pembahasan tertutup selama sekitar 1,5 jam. Mereka didampingi sejumlah menteri dalam pertemuan itu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3324 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan