Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pemeran Live TikTok Mandi Lumpur Dapat Bantuan Usaha Ternak Ayam dari Kemensos
BERITABALI.COM, NTB.
Inaq mawar yang sempat viral karena menjadi salah satu pemeran live TikTok dengan konten mandi lumpur mendapat bantuan modal usaha supaya berhenti melakukan aksi yang belakangan publik menyebutnya ‘ngemis online’.
Bantuan dari Kementerian Sosial R untuk warga Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat itu disalurkan melalui Kepala Sentra Paramitha Mataram yang di dampingi Pekerja Sosial Lombok Tengah (Loteng).
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Wiraningsung, mengatakan bantuan yang diberikan ialah berupa usaha ternak ayam petelur, dilengkapi dengan pakan dan kandangnya, supaya keluarga ibu tersebut bisa membangun usaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
"Bantuan yang diberikan berupa bantuan kewirausahaan, berupa (bantuan usaha) ternak ayam petelur, dan kebutuhan dasar Ibu Mawar," kata Lalu Wiraningsung.
Sementara pekerja sosial Loteng, Jumardiansyah mengatakan bantuan diberikan supaya yang bersangkutan meninggalkan aktivitasnya sebagai pemain dalam tiktok mandi lumpur yang bisa membahayakan kesehatannya.
Selain itu, pihaknya juga menyalurkan bantuan untuk kebutuhan dasar seperti satu buah kasur dan satu buah karpet.
“Saat kami lakukan asesmen Inaq Mawar beserta keluarganya tidur dengan dua buah tikar plastik yang juga bisa membahayakan kesehatannya," pungkasnya.
Di sisi Lain, Sultan Ahyar pengelola akun @intan_komalasari92 yang membuat konten live TikTok mandi lumpur itu dalam postingan terbarunya merasa menyesal telah hadir dalam salah satu acara di salah satu stasiun televisi swasta. Ia mengaku hanya mendapatkan capeknya saja.
“Diundang oleh stasiun televisi tidak dapat apa-apa, terbang dari Lombok ke Jakarta dapat capeknya doank,” ungkapnya.
Ia juga sempat bertemu dengan Jhon LBF, pengusaha yang juga sempat menawarinya pekerjaan, tapi dibalas Ahyar dengan meminta uang sebesar Rp200 juta untuk modal usaha.
“Ketemu sama Mas Jhon malah dikasih apa-apa, minta Rp200 tidak dikasih malah ditawarin kerja dengan gaji Rp6 juta, di rumah saja dapat Rp6 juta,” ucapnya.
Penyelidik Polda NTB sudah turun ke lokasi di Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah (Loteng). Hasil penyelidikannya, wanita lansia yang mandi lumpur dalam konten itu tidak ada unsur paksaan.
”Dilakukan secara sukarela. Tidak ada paksaan,” kata Dirreskrimum Polda NTB Kombespol Teddy Ristiawan, Rabu (25/1).
Baca juga:
tiktok" target="_self" title="Dion Devano Rilis " tokxic="">Dion Devano Rilis "Tokxic", Ungkap Sisi Negatif TikTok
Penyelidik Polda NTB tidak menemukan indikasi pidana terkait dugaan ekploitasi konten nenek-nenek mandi lumpur untuk mengemis online melalui TikTok di Lombok Tengah.
”Tidak ada sangkaan pidana dalam masalah itu,” ungkap Teddy.
Polda NTB turun menyelidiki kasus tersebut karena menjadi perhatian publik. Itu setelah pasangan suami istri berinisial SAH dan IK, pemilik akun TikTok @intan_komalasari92 membuat konten video nenek-nenek mandi lumpur.
Video tersebut sempat dikomentari pengusaha Jhon LBF. Mengajak pemilik akun untuk bekerja sama. Namun, pemilik akun enggan menanggapi tawaran Jhon. Mereka malah meminta uang Rp 200 juta sebagai modal kerja pada Jhon.
Pemilik akun pun sudah meminta maaf dan tidak akan mengulangi perbuatannya.
”Sudah meminta maaf secara terbuka. Ya, sudah bereslah,” ujarnya.
Baca juga:
Satpol PP Ciduk Pengemis Berkeliaran di Ubud
Disinggung soal kemungkinan menutup akun TikTok @intan_komalasari92, Teddy mengatakan itu bukan kewenangan kepolisian. ”Itu kewenangan kementerian,” ujarnya.
Dari video yang disebar melalui akun TikTok tersebut, seorang lansia duduk di bak mandi dengan air keruh. Selanjutnya, nenek-nenek yang melakukan live di akun TikTok harus mengguyurkan air berlumpur ke sekujur tubuhnya.
Sesekali mereka menyapa penonton. Berharap mendapatkan gift atau hadiah virtual dari para penonton. Hadiah virtual itu nantinya dapat diuangkan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan