Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Karangasem Dikepung Bencana, Warga Diimbau Tingkatkan Mitigasi
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Wilayah Karangasem masih dikepung hujan deras dan angin kencang hingga pertengahan Februari 2023.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem memperkirakan kondisi ini masih akan terus terjadi hingga bulan Maret 2023 mendatang.
"Ya diperkirakan hingga bulan maret masih akan berlangsung," ujar Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, Senin (13/2/2023).
Menurut Arimbawa, dampak cuaca ekstrem yang ditimbulkan di Kabupaten Karangasem didominasi pohon tumbang, selain itu juga ada longsor hingga banjir bandang.
Banyaknya kejadian pohon tumbang yang menyebabkan kerusakan bangunan disebabkan beberapa faktor, salah satunya adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat terkait mitigasi bencana di wilayahnya masing-masing.
"Masyarakat kurang antisipasi berupa pemangkasan terutama pohon yang ada di dekat rumah, fasilitas umum maupun Pura, disamping itu banyak warga juga tinggal di tengah perkebunan status tanahnya sebagai pengarap, sehingga susah melakukan penebangan," kata Arimbawa.
Untuk kejadian longsor terutama yang berdampak pada bangunan warga banyak terjadi karena kondisi bangunan yang berada di lereng perbukitan tanpa senderan. Kebanyakan dari warga tersebut mengaku terpaksa tinggal disana karena tidak memiliki lahan yang lainnya lagi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan