Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
38 Ribu Dosis Vaksin Disiapkan, Antisipasi Flu Burung di Banyuwangi
BERITABALI.COM, BANYUWANGI.
Sebanyak 38 ribu dosis vaksin disiapkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Banyuwangi untuk mengantisipasi penyebaran virus flu burung.
Kepala Bidang Keseahatan Hewan dan Masyarakat Veteriner, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Banyuwangi Nanang Sugianto mengatakan, pihaknya rutin menyiapkan vaksinasi khusus flu burung setiap tahunnya, meski sejak 2013, virus flu burung tidak ditemukan lagi di Banyuwangi.
“Tahun ini muncul lagi, meski hingga saat ini tidak terdeteksi di Banyuwangi,” ujar Nanang, Senin (27/2/2023).
Kata Nanang, selain vaksin, pihaknya juga telah menyediakan disinfektan. Hal ini untuk mencegah munculnya virus flu burung sejak dini. Untuk diinfektan, Dinas Pertanian telah mendistribusian kepada para peternak unggas.
“Disinfektan ini sifatnya untuk pencegahan sejak dini. Sehingga kita harapkan dengan adanya pencegahan ini, tidak sampai terdeteksi virus yang satu ini di Banyuwangi, makanya, kita terus membagikan diinfektan ini kepada para peternak unggas. Ada sekitar 1.000 dosis disinfektan,” katanya.
Sedangkan untuk vaksin Flu burung, untuk pembagiannya akan diprioritaskan untuk peternak s kala kecil. Mengingat stok vaksin yang terbatas, sedangkan untuk populasi unggas di Banyuwangi yang mencapai ratusan ribu ekor lebih.
Nanang menambahkan, virus flu burung yang mempunyai nama lain H5N1 ini cukup berbahaya. Sebab penularannya selain antar unggas, juga bisa dari unggas ke manusia. Bahkan di beberapa negara kasus virus flu burung ini juga menyebabkan kematian.
‘Kita berdoa bersama semoga flu burung tidak sampai terdeteksi di Banyuwangi. Dan yang terpenting kebersihan kendang harus diperhatikan,” papar Nanang.
Sementara itu, untuk mencegah penularan dari unggas ke manusia, Dinas Keseahatan Banyuwangi, telah melakukan sosialisasi akan bahaya virus flu burung ini.
“Kita mulai sosialisasi dengan ancaman virus flu burung ini, termasuk telah menerbitkan surat edaran ke seluruh puskesmas di Banyuwangi, agar nantinya bisa disosialisasikan ke masyarakat,” tambah Amir Hidayat.
Selain sosialisasi, pihaknya juga telah menyiapkan obat khsusus virus flu burung. Dan saat ini obat tersebut telah tersedia jika dibutuhkan.
"Alhamdulillah sudah tersedia meski hingga saat ini tidak terdeteksi," tutur Amir. (sumber: liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan