Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Inggris Krisis Pangan, Warga Cuma Boleh Beli Tiga Tomat di Swalayan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Inggris didera krisis pangan parah, sampai-sampai sejumlah pasar swalayan besar di negara itu harus membatasi jumlah buah dan sayur yang dapat dibeli warga. Teranyar, jaringan swalayan Lidl pada Selasa (28/2) mengikuti jejak para pesaingnya untuk membatasi pembelian sayur dan buah.
Juru bicara Lidl di Inggris mengatakan kepada CNN bahwa pasokan sayur dan buah swalayan itu sebenarnya baik-baik saja, tapi mereka membatasi pembelian karena permintaan meningkat.
Beberapa pekan sebelumnya, setidaknya enam jaringan swalayan besar di Inggris sudah lebih dulu menerapkan pembatasan pembelian sayur dan buah.
Jaringan ritel pangan terbesar di Inggris, Tesco, membatasi penjualan hingga pelanggan hanya bisa membeli masing-masing tiga tomat, mentimun, dan paprika.
Swalayan Inggris ramai-ramai membatasi pembelian sayur dan buah warga karena permintaan meningkat pesat dalam beberapa bulan belakangan, sementara stok menipis.
Harga bahan pangan di pasaran pun melonjak dalam empat pekan hingga 19 Februari. Merujuk pada data Kantar, angka itu naik 17,1 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu.
Ini merupakan inflasi harga pangan tertinggi sejak perusahaan Kantar mulai mencatat data pada 2008 silam.
Kepala unit data konsumen dan ritel Kantar, Fraser McKevitt, mengatakan kenaikan harga ini sangat berdampak pada kehidupan warga yang sebelumnya saja sudah kesulitan.
"Riset terbaru kami menunjukkan inflasi harga pangan menjadi isu finansial kedua yang paling penting bagi publik setelah harga energi," ucap McKevitt.
Pemerintah Inggris dan sejumlah swalayan berpendapat krisis pangan ini terjadi akibat cuaca buruk di negara-negara pengekspor pangan, seperti Spanyol dan Maroko.
Namun, petani juga menyalahkan kendala lainnya, seperti biaya energi, juga kekurangan tenaga kerja hingga batasan perdagangan akibat Brexit.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3885 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2840 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2041 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1991 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun