Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Ramai Fenomena Moge Harley Dijual Pascakasus Pajak
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Muncul fenomena baru setelah Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani membubarkan komunitas motor gede (moge) Ditjen Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Blasting Rijder DJP. Ramai-ramai motor gede (moge) bekas dijual di situs e-commerce.
Pemilik membanderol mogenya dari harga di kisaran Rp200 juta. Misalnya Harley Davidson Ultra classic 2001 dengan harga Rp290.000.000, itu pun masih bisa dinegosiasikan. Pemilik mengklaim baru baru memperpanjang pajak 5 tahunan dengan plat AG, surat seperti STNK dan BPKB juga komplit.
Spesifikasi moge tersebut berwarna hijau metallic, knalpot 2 in 1 screaming eagle, ban masih tebal sehingga motor sehat dan siap touring. Adapun ketiga iklan tersebut baru diunggah hari ini, Kamis (2/3/2023) di platform OLX.
Ada juga Harley Davidson Electra Police Panda tahun 2011 yang dijual dengan harga Rp590.000.000. Penjual mengklaim jarak tempuh motor ini baru 16 ribu mil. Dengan spesifikasi beberapa fitur seperti Tourpack 911 signal, strobo 911 signal, strobo whelen whinshield, led daymaker, sirine whelen, jok mustang, serta slip on jocker.
Harley Davidson yang dijual lebih mahal yakni Road Glide 103 tahun 2013 Full Paper Mabua dengan harga Rp675.000.000. Speedometer di angka 30 ribu Km dengan spesifikasi dakota digital, head unit aquatic bluetooth, velg 2015, ban metzeler.
Motor jenis tersebut umumnya digunakan untuk touring karena kapasitas mesin dan ukuran motor yang lebih besar dari rata-rata.
"Kalau yang nggak hobi touring, dan anak muda, jarang yang suka roadglide karena itu gede banget kan. Anak muda sekarang sukanya tipe Sportster," kata Humas Pengurus Pusat Harley Davidson Club Indonesia (PP HDCI) Iman Syafei kepada CNBC Indonesia dikutip Kamis (2/3/2023).
Tipe Sportster memang nampak lebih ramping dibandingkan tipe Road Glide maupun Street Glide. Dari segi kapasitas mesin pun umumnya tidak mencapai 1.000 cc yakni di kisaran 883 cc. Berbeda dengan minat dari anggota komunitas.
"Kalau di komunitas, misalnya HDCI, yang paling diminati memang masih type touring sih. Modelnya ya roadglide rata-rata memang. Dan biasanya kalau dimodif, ya style performance bagger gitu," sebut Iman.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun