Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Ratusan Siswa di Karangasem Antusias Sambut Kedatangan Jokowi ke Pura Agung Besakih
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Ribuan siswa tumpah ruah menyambut kedatangan Presiden Indonesia, Joko Widodo di Pura Agung Besakih, Senin (13/3/2023).
Ribuan siswa ini mengaku sangat antusias untuk melihat secara langsung Presiden Republik Indonesia untuk meresmikan fasilitas penataan kawasan Pura Agung Besakih.
"Ya kami sangat antusias untuk bisa melihat pak Presiden secara langsung, harapannya dapat bicara langsung dengan beliau," ujar Ni Komang Ayu Trisna Dewi salah seorang siswa SMA N 1 Rendang saat menanti kedatangan orang nomor 1 di Indonesia tersebut.
Selain itu, besar juga harapannya agar mendapatkan hadiah sepeda dari presiden, seperti yang selama ini dilihatnya baik di media sosial maupun di televisi.
"Ya kalau bisa dapet hadiah sepeda juga," imbuhnya sambil tertawa.
Sementara itu, Bendesa Adat Besakih, Jero Mangku Widiarta mengatakan ada ribuan siswa yang berasal dari SD, SMP dan SMA/SMK se-Kecamatan Rendang yang turut hadir menanti kedatangan Presiden RI ke Pura Besakih.
"Ada sekitar 3.500 an lah, dari siswa SD, SMP hingga SMA dan SMK di Kecamatan Rendang," kata Widiarta.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun