Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pelaku Yang Ancam Bunuh Band Radja Minta Maaf, Kasus Tetap Lanjut
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pelaku ancaman pembunuhan terhadap band asal Indonesia, Radja, di Malaysia sudah meminta maaf. Namun, kepolisian masih akan melanjutkan proses kasus tersebut.
Konsul Jenderal RI di Johor, Sigit S. Widiyanto, mengatakan pihak kepolisian Johor Bahru bakal tetap menindaklanjuti kasus ancaman tersebut atas permintaan manajemen Radja.
"Dari pihak polisi Johor sendiri juga akan terus meneruskan kasus ini karena ini kan termasuk kriminal. Mereka akan tetap meneruskan kasus ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Johor," kata Sigit kepada CNNIndonesia.com, Senin (13/3) malam.
Sigit mengakui kedua pelaku sudah meminta maaf dan menyampaikan penyesalan karena melontarkan ancaman serta kata-kata kasar kepada para personel band.
"Pelaku sendiri juga sudah mengakui mereka memang melontarkan kata-kata kasar, makian, karena salah paham dan lain-lain," ujar Sigit.
"Pelaku itu memang sudah menyesal dan mereka akhirnya paham ternyata Radja ini mungkin tidak tahu kejadian-kejadian antara dia dengan promotornya."
Belum diketahui pasti kesalahpahaman yang membuat pelaku marah hingga memberikan ancaman kepada personel band. Sigit menduga ada sedikit perselisihan mengenai kontrak antara kedua pihak.
Menurut Sigit, kedua pelaku itu yakni pimpinan event organizer (EO) di Malaysia dan satu stafnya. Meski sempat ditahan, keduanya kini bebas setelah membayar jaminan.
"Perkembangan terakhirnya memang sudah ada dua pelaku dan saat ini pelakunya bebas karena membayar jaminan," kata Sigit.
Dalam kesempatan itu, Sigit juga menegaskan Konsulat Jenderal RI (KJRI) bakal terus mengawal kasus ini sesuai hukum yang berlaku. KJRI memastikan masalah ini ditangani dengan serius.
"Dari konsulat kita fokus pada memastikan bahwa pengaduan itu ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku di sini," ucapnya.
Kepolisian menggelar penyelidikan ini setelah vokalis Radja, Ian Kasela, melaporkan bahwa bandnya menerima ancaman pembunuhan sekitar pukul 23.15, usai tampil di Larkin Arena Indoor Stadium.
Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki motif ancaman pembunuhan itu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3324 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan