Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pelaku Yang Ancam Bunuh Band Radja Minta Maaf, Kasus Tetap Lanjut
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pelaku ancaman pembunuhan terhadap band asal Indonesia, Radja, di Malaysia sudah meminta maaf. Namun, kepolisian masih akan melanjutkan proses kasus tersebut.
Konsul Jenderal RI di Johor, Sigit S. Widiyanto, mengatakan pihak kepolisian Johor Bahru bakal tetap menindaklanjuti kasus ancaman tersebut atas permintaan manajemen Radja.
"Dari pihak polisi Johor sendiri juga akan terus meneruskan kasus ini karena ini kan termasuk kriminal. Mereka akan tetap meneruskan kasus ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Johor," kata Sigit kepada CNNIndonesia.com, Senin (13/3) malam.
Sigit mengakui kedua pelaku sudah meminta maaf dan menyampaikan penyesalan karena melontarkan ancaman serta kata-kata kasar kepada para personel band.
"Pelaku sendiri juga sudah mengakui mereka memang melontarkan kata-kata kasar, makian, karena salah paham dan lain-lain," ujar Sigit.
"Pelaku itu memang sudah menyesal dan mereka akhirnya paham ternyata Radja ini mungkin tidak tahu kejadian-kejadian antara dia dengan promotornya."
Belum diketahui pasti kesalahpahaman yang membuat pelaku marah hingga memberikan ancaman kepada personel band. Sigit menduga ada sedikit perselisihan mengenai kontrak antara kedua pihak.
Menurut Sigit, kedua pelaku itu yakni pimpinan event organizer (EO) di Malaysia dan satu stafnya. Meski sempat ditahan, keduanya kini bebas setelah membayar jaminan.
"Perkembangan terakhirnya memang sudah ada dua pelaku dan saat ini pelakunya bebas karena membayar jaminan," kata Sigit.
Dalam kesempatan itu, Sigit juga menegaskan Konsulat Jenderal RI (KJRI) bakal terus mengawal kasus ini sesuai hukum yang berlaku. KJRI memastikan masalah ini ditangani dengan serius.
"Dari konsulat kita fokus pada memastikan bahwa pengaduan itu ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku di sini," ucapnya.
Kepolisian menggelar penyelidikan ini setelah vokalis Radja, Ian Kasela, melaporkan bahwa bandnya menerima ancaman pembunuhan sekitar pukul 23.15, usai tampil di Larkin Arena Indoor Stadium.
Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki motif ancaman pembunuhan itu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2217 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan